BANGKIT:Pemain MAN 1 Jogja, Abiyun Naufal (7) dihadang pemain SMKN 3 Jogja dalam Honda DBL Jogjakarta Series 2015 kemarin.
TIM Putra MAN 1 Jogja (Alnesa) benar-benar mendapat berkah saat menghada-pi SMKN 3 Jogja (Monstaa) dalam laga perdana Grup E Honda DBL D.I Jogja-karta Series 2015 kemarin (24/1). Nya-ris tertinggal pada sepanjang pertan-dingan, tim besutan Ahmad Ashgar ini, akhirnya malah meraih kemenangan.Hal itu tidak lepas dari kebangkitan mereka pada kuarter keempat. Berhasil merapatkan jarak comeback Alnesa mencapai puncaknya pada dua menit terakhir pertandingan
Lemparan dua angka kapten mereka Rial Farurahman, sukses membalikkan keadaan menjadi 18-17 untuk Alnesa.Tertinggal satu angka, mem-buat Monstaa mati-matian kem-bali meraih keunggulan. Namun malang tak dapat ditolak. Al-nesa malah bisa memperbesar keunggulan jadi 19-17 lewat lemparan bebas Abiyun Naufal. Kedudukan ini bertahan sampai pertandingan usai.Pelatih TIM Putra MAN 1 Jogja Ashgar mengatakan, secara umum tim asuhannya tidak ber-beda jauh dengan Monstaa.
Tapi ia menilai Alnesa memiliki keunggulan pada fisik. Ia juga memuji mental anak asuhnya yang tak mau menyerah, meski-pun kesulitan membalikkan keadaan sampai penghujung pertandingan.”Fisik pemain bagus. Mental juga luar biasa. Sebenarnya se-jak kuarter ketiga, tanda-tanda kebangkitan sudah ada. Puncaknya terjadi di kuarter terakhir, dan kami menang,” jelasnya.
Sulitnya Alnesa mengembangkan permainan juga tak lepas dari ku-rang meratanya kualitas pemain inti dan cadangan. Kebetulan di fase tersebut, Ashgar lebih banyak memainkan bench player-nya. “Dua kuarter awal pemain ca-dangan banyak saya mainkan. Hasilnya jelas, kesulitan karena kualitas pemain cadangan dan inti timpang. Ya regulasi di Hon-da DBL memang mengharuskan kami memainkan seluruh peng-gawa yang ada,” tukasnya.
Sementara di laga putra lain-nya, SMAN 2 Ngaglik (Padma-widya) membuktikan jika me-reka layak dijadikan salah satu kuda hitam. Berhadapan dengan SMAN 5 Jogja (Mache), Girson Indra Waskita dkk menang dengan skor telak 42-20.Girson menjadi pahlawan ke-menangan Padmawidya dengan torehan 17 angka. Pemain lain yang berjasa atas kemenangan Padmawidya muncul dari bench, yakni Wahyu Fitrianto. Wahyu berhasil melesakkan 11 angka. (nes/jko/ong)