DWI AGUS/RADAR JOGJA
KOMPAK:Supportama, suporter SMA Santa Maria Jogja kompak mengenakan rok kotak-kotak atasan putih menabuh genderang memberi semangat saat tim sekolahnya menghadapi SMAN 1 Banguntapan Bantul kemarin.
JOGJA – Tidak lengkap rasanya jika sebuah pertandingan tanpa adanya suporter. Nah, di ajang Honda DBL DI Jogjakarta Series 2015 di GOR UNY, kehadiran para suporter memang tak pernah absen.Selain membawa personel yang jumlahnya sangat banyak, me-reka juga selalu menyiapkan yel-yel khusus disertai alat musik pengiring.
Teriakan yel-yel dan nyanyian dukungan tak henti-henti mereka teriakkan untuk mendukung tim kesayangannya. Itu pula yang dila-kukan Supportama-julukan su-porter SMA Santa Maria. Suppor-tama yang kompak mengenakan rok kotak-kotak atasan putih mena-buh genderang semangat sejak tim sekolahnya memasuki lapangan.”Kali ini kami tidak bisa tampil all out, karena sebagian menjalani ujian. Tetapi, pada pertandingan selanjutnya kami pastikan akan membawa personel lebih ba-nyak,”ujar Koordinator Supportama Monica Firera, kemarin (25/1)
Ada sekitar 10 lebih yel-yel disi-apkan untuk memberikan sun-tikan semangat kepada Lucia Endy Gracia dkk yang bertanding di lapangan. “Kami juga sengaja buat yel-yel baru, selain yang dari dulu sudah biasa kami pakai,” ujarnya.Tak kalah dengan tim basketnya, para suporter ini juga berlatih, agar lantang saat melantangkan yel-yel. Selain itu ditambah kor-eografi, agar terlihat seru dan unik. Mereka juga mempersiap-kan fisik dan suara, agar hingga akhir pertandingan mereka bisa menemani timnya saat bertanding. “Memang nggak hanya cuma jadi pendukung tim, terapi bisa jadi hiburan penonton lain-nya,”ujarnya.
lomba-melukis-dan-mewarnaiDWI AGUS/RADAR JOGJA
KONSENTRASI : Salah satu peserta lomba melukis dan mewarnai serius menuntaskan karyanya di GOR UNY, kemarin.

Lomba Sambil Nonton Basket

Family day di Honda DBL D.I Jogjakarta Series 2015 memang ditunggu-tunggu. Itu terutama bagi anak-anak untuk mengikuti lomba mewarnai dan menggam-bar. Kemarin (25/1) 20 peserta memadati tribun atas sisi timur GOR UNY untuk mengikuti per-lombaan ini.Dengan mengangkat tema basket, anak-anak ini terlihat bersemangat mengikuti lomba. Termasuk di antara mereka ada-lah Riska Calista siswi SD Wiro-brajan III. Baginya, lomba ini merupakan pengalaman baru, terutama menggambar dalam suasana pertandingan.”Menyenangkan bisa ikut ka-rena bisa lihat pertandingan. Akhirnya digambar jadi objek gambarnya,” katanya.
Bagi sang ibu Rika, men-dampingi anaknya mengikuti lomba sembar menonton pertan-dingan juga pengalaman yang baru. Maklum. suasana begitu ramai terutama dari yel-yel penonton.Rika menjelaskan, suasana se-perti ini bagus untuk anak. Teru-tama untuk melatih konsentrasi anak. Saat harus fokus meng-gambar sekaligus mendengarkan sorak sorai penonton. “Bagus sekali untuk melatih konsen-trasi anak. Apakah bisa fokus meski ramai dan ternyata bisa dan tidak terganggu,” kata Rika.
Tangguh Wibisono dafi TK Primagama Godean juga tidak mau kalah. Dengan teliti dia menggoreskan warna pada ker-tas gambar. Warna-warna cerah pun ditorehkan anak Siti Muji Rahayu ini. “Pengalaman per-tama untuk anak ikut lomba seperti ini. Beda dengan suasa-na perlombaan pada umumnya,” katanya.
Ketua harian Honda DBL D.I Jogjakarta Series 2015 Ririn Ok-taviani mengatakan, ajang ini adalah apresiasi bakat. Menurut-nya, bakat mewarnai dan meng-gambar sangat penting untuk diwadahi.Dia berharap dengan adanya ajang ini dapat mengenalkan olahraga basket. Terutama penge-nalan dini terhadap anak tingkat TK dan SD. “Pengumumannya Selasa (27/1) Harian Jawa Pos Radar Jogja. Setiap pemenang mendapatkan piala, sertifikat, uang pembi-naan dan bingkisan menarik dari Honda DBL Jogja Series,” kata Ririn. (dya/dwi/din/ong)