KULONPROGO- Konsultasi publik yang dijadwalkan digelar di Palihan, Temon, terpakasa diundur. Tim Persiapan Pembangunan Bandara Baru (P2B2) akhirnya menggabung dua kali pelaksanaan konsultasi publik di desa tersebut hari ini. “Itu dilakukan dengan pertimbangan efisiensi,” terang Kepala Biro Tata Pemerintahan Setda DIJ Haryanto yang juga terlibat dalam tim P2B2, kemarin (27/1).
Haryanto menuturkan, pelaksanaan konsultasi publik bagi warga terdampak di Palihan yang seharusnya dilangsungkan kemarin ditiadakan. “Digabung jadi satu hari saja karena jumlah pesertanya tidak banyak,” jelasnya.
Menurut Haryanto, warga yang sudah telanjur menerima undangan konsultasi publik kemarin, juga sudah diberitahukan pengunduran dan penggabungan jadwal konsultasi publik melalui pemerintah desa masing-masing. “Kalau lokasi pelaksanaannya tetap di Balai Desa Palihan,” ujarnya.
Anggota Tim Community Development Pembangunan Bandara Ariyadi Subagyo menambahkan, semua kegiatan yang berkaitan dengan administrasi proses pengadaan tanah dikoordinasikan Biro Tata Pemerintahan Setda DIJ. “Jadi termasuk penjadwalan kegiatan konsultasi publik Biro Tapem Setda DIJ yang mengatur. Konsultasi publik di Palihan yang seharusnya dua hari menjadi satu hari, alasan supaya praktis,” tambahnya. (tom/din)