MUNGKID – Aparatur pemerintahan merupakan motor penggerak birokrasi di berbagai instansi. Mereka dihadapkan pada tuntutan tinggi dari masyarakat. Seperti kualitas pelayanan publik, transparansi, auntabilitas, dan kejujuran. Karenanya, kata kunci yang diperlukan seorang aparatur adalah profesionalisme dan kemauan maju dan berubah.
“Dalam penyelenggaraan pemerintahan, aparatur pemerintahan memegang peranan strategis. Keberhasilan atau kegagalan penyelenggaraan pemerintahan tergantung kualitas aparatur yang menjalankan roda pemerintahan,” kata Baupati Magelang Zaenal Arifin SIP saat penyerahan 488 SK CPNS tenaga honorer kategori II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Magelang di GOR Gemilang, kemarin (27/1).
Bupati berharap sikap-sikap yang tidak mendukung peningkatan kinerja seperti indisipliner dan lainnya tidak ada lagi. Semua itu dalam mengemban aparatur pemerintahan yang lebih bermakna dan membentuk pribadi pribadi yang bermental kuat.
“Capaian hari ini adalah layak saudara peroleh setelah ketekunan dan kedisiplinan. Bahkan, juga kesabaran di antaranya ada yang mencapai puluhan tahun menjadi tenaga honorer,” papar bupati.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magelang Erie Sadewo SH mengatakan, jumlah peserta seleksi CPNS dari tenaga honorer kategori II yang dinyatakan lulus seleksi pengadaan ada 494 orang. Namun, jumlah CPNS dari tenaga honorer K II yang diusulkan mendapatkan penetapan NIP dari Kepala Kantor Regional I BKN Jogjakarta ada 490 orang. Karena, empat orang tidak memenuhi persyaratan pengusulan CPNS.
Dari 490 orang yang mendapatkan persetujuan sebanyak 489 orang. Mereka terdiri dari tenaga pendidikan (guru dan tenaga pendidikan) 307 orang, tenaga kesehatan 38 orang, tenaga tehnik 144 orang, serta satu orang yang mendapatkan penetapan NIP. Namun, sudah dibatalkan, karena yang bersangkutan meninggal dunia. Yakni, Muhamad Mahdur guru SDN Payaman, Kecamatan Secang.
Ada 488 CPNS yang diserahkan surat keputusan pengangkatan. Mereka berasal dari berbagai golongan. Seperti, golongan III a sebanyak 211 orang, gol II C 60 orang, II B 22 orang, II a 142 orang, I C 57 orang, dan golongan I A sebanyak enam orang.(ady/hes)