GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
RAKYAT KECEWA:Puluhan aktivis mahasiswa dari berbagai kampus menggelar aksi memperingati 100 hari pemerintahan Jokowi-JK di kawasan Bundaran UGM, Jogjakarta, kemarin (28/1).
SLEMAN – Seratus hari kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla diwarnai aksi unjuk rasa sejumlah mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) beberapa Univer-sitas di Jogjakarta
Mereka melakukan aksi damai di Bunderan UGM, kemarin (28/1). Mereka mendesak Jo-kowi menepati janjinya saat kampanye. Puluhan mahasiswa yang ter-gabung dalam BEM Universitas di Jogja ini mengaku kecewa atas pemerintahan Presiden Jokowi selama 100 hari kinerjanya me-mimpin Indonesia.
Mereka me-nilai masih banyak persoalan di negeri ini yang belum tampak jelas arah penyelesaiannya. Apa-lagi seperti saat ini tengah ter-jadi konflik antara lembaga pe-negakan hukum, Polri dan KPK.Koordinator aksi Satria Triputra Wisnamurti mengatakan, 100 hari pemerintahan Jokowi masih jauh dari harapan. Ia menyebut-kan, Jokowi juga tidak bisa ber-sikap independen dan terlepas dari kepentingan politik di se-kelilingnya.
Sebab, seorang pre-siden harus benar-benar mem-perjuangkan hak-hak rakyatnya.”Jokowi seharusnya bisa me-lepaskan diri dari kepentingan politik di belakangnya. Dia se-harusnya bisa bersikap inde-penden. Jokowi harus lepas dari pusaran politik yang tidak sehat,” ujar Satria saat orasi.
Seperti diketahui, Jokowi men-canangkan program Nawacita dalam lima tahun ke depan. Namun para massa aksi menilai selama 100 hari pemerintahan Jokowi-JK, hal itu belum tampak adanya greget. Mereka menilai, perjalanan yang singkat ini ba-nyak masuk pada rapor merah. “Lalu, bagaimana selanjutnya jika di awal saja Jokowi tidak bisa bersikap independen,” tan-dasnya.
Adapun dalam aksi ini, massa melakukan aksi tutup mulut seba-gai wujud keprihatinan atas pe-merintahan Jokowi-JK selama 100 hari. Dalam aksinya, mahasiswa juga melakukan teatrikal menabur bunga pada sebuah keranda. Mereka menilai aksi ini sebagai bentuk matinya pemerintahan Jokowi-JK. Selama aksi, maha-siswa berorasi dengan damai. Aparat kepolisian berjaga-jaga di sekitar lokasi unjuk rasa yang berlangsung tertib. (fid/laz/ong)