ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
GOTONG ROYONG:Warga Desa Donorejo dan Kalinegoro mulai membangun jembatan darurat
MUNGKID – Putusnya jembatan Sungai Gending yang menghubung-kan Desa Donorejo dan Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan mulai ada solusi. Kedua warga desa sepakat membangun jembatan darurat meng-gunakan bambu. Jembatan dibangun di sebelah selatan jembatan yang lama.
Jembatan darurat dibangun dengan panjang 10 meter dengan lebar satu meter. Setelah jembatan selesai, di-lanjutkan pembuatan akses jalan dari jalan utama menuju ke jembatan. Saat membangun jembatan darurat, warga desa dibantu TNI dan Polri.
Kades Donorejo Sukur Mardi Kiswoyo mengatakan, jembatan Sungai Gending menjadi akses perajin genteng dan anglo warga Dusun Kragilan. Ada 50 perajin genting di Dusun Kragilan dengan rata-rata tenaga kerja men capai 3-4 orang. Jika dihitung ada 200 keluarga yang hidup dari kerajinan genting. “Mereka mencari kayu dan menjual genting lewat jembatan Sungai Gending,” kata Sukur kemarin (28/1).
Kades Kalinegoro Hajid Mulyono menambahkan, pembangunan jem-batan akan dimulai pada 2017. Jika pembangunan jembatan dilakukan tahun 2017, itu dinilai terlalu lama. Jembatan darurat dibangun tidak menggunakan pilar di tengah. Karena ada tantangan arus sungai yang deras dan dalam. Sehingga, solusinya itu membuat tiang pancang silang agar tidak terbawa arus sungai.
Dinas Pekerjaan Umum Energi Sumber Daya Mineral (DPU ESDM) Kabupaten Magelang menyatakan, paling cepat jembatan akan dibangun pada 2017 mendatang. Usulan pembangunan harus melalui proses panjang. “Tahun ini diajukan, tahun 2016 disusun DED-nya. Lalu baru bisa dibangun paling cepat 2017,” ungkap Kepala DPU ESDM Sutarno. (ady/hes/ong)