YOGI ISTI PUJIAJI/RADAR JOGJA
TAK MEMUASKAN: Beginilah bangunan talud irigasi di Sorolaten, Sidokarto, Godean yang kualitasnya dikeluhkan warga.
SLEMAN- Sejumlah bangunan talud irigasi disoal warga. Salah satunya di Dusun Sorolaten, Si-dokarto, Godean. Proyek yang dibangun atas usulan dewan itu dinilai tidak sesuai bestek dan spek.Akibatnya, baru dua bulan sele-sai pembangunan, sebagian din-ding talud retak. Bahkan pondasi talud banyak yang ambrol.Selain itu, badan talud tidak ditutup se-men dan dibiarkan hanya lapisan tatanan batu. Warga khawatir talud sepanjang 600 meter tersebut lama-kelamaan ambles lantaran bagian bawah pondasi yang berupa pasir tergerus air. “Kualitasnya jelek,” keluh Sriwal, warga setempat, kemarin (29/1).
Pria paruh baya itu mengung-kapkan, selama pembangunan, pelaksana proyek terkesan asal-asalan. Kondisi itu diperparah tak adanya pengawasan dari pemerin-tah, selaku pengguna anggaran.Sriwal menduga, pelaksana proyek tidak jujur dalam per-hitungan komposisi material. Itu yang menyebabkan bangunan mudah retak dan ambrol. “Kami lihat sendiri,” ujarnya.
Sriwal yang pernah bekerja di proyek sipil membeberkan, untuk memperoleh kualitas pondasi yang kuat, seharusnya komposisi bahan pasir dan semen cukup 4 banding 1. “Ini malah dibalik, empat zak semen, tetapi campurannya pasir satu rit,” ucapnya.Tak puas dengan hasil proyek talud, lanjut Sriwal, warga telah melapor ke desa agar ditindaklanjuti ke in-stansi berwenang di Pemkab Sleman. Tujuannya, agar bangunan talud segera dikuatkan. Itu terutama di bagian dasar pondasi.Ternyata, dalam pembangunan talud, pihak pemerintah desa se-tempat tak dilibatkan.
Kades Sidokarto Istiarto mem-benarkan persoalan tersebut. “Siapa pelaksananya kami tak tahu. Tiba-tiba proyek jalan tanpa pemberitahuan,” ungkapnya.Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Nurbandi men-gatakan, belum ada laporan ter-kait digaan pembangunan talud yang tak sesuai bestek.Secepatnya Nurbandi akan menu-gaskan tim untuk mengecek ke-benaran informasi warga. Nur-bandi menegaskan, jika memang benar talud tidak sesuai spek, pi-haknya akan memanggil pelak sana proyek untuk memperbaiki se-suai perencanaan dalam kontrak kerja. (yog/din/ong)