JOGJA-Asprov PSSI DIJ mencanangkan be-berapa program kerja (Proker) 2015 dalam Kongres Tahunan 2015 yang dihelat di Hotel UNY kemarin (29/1). Salah satunya adalah upaya menghidupkan kembali turnamen antarper-kumpulan seluruh DIJ.Dulunya, ajang tersebut bernama Piala Pengprov PSSI DIJ. Sempat digelar secara rutin, Piala Pengprov PSSI DIJ mati suri se-lama dua tahun lebih.
Terakhir kali, kejua-raan yang mempertemukan juara kasta ter-tinggi dan kasta kedua kompetisi pengkot (saat ini bernama Askot) dan pengkab (saat ini bernama Askab) tersebut mentas di Ku-lonprogo akhir 2013.Sekretaris Asprov PSSI DIJ Dwi Irianto men-gatakan, siapa yang mewakili Askot dan Askab di turnamen antarperkumpulan ada sedikit pe-rubahan. Mulai tahun ini juara dan runner up kompetisi kasta tertinggi lah yang berhak tampil di kejuaraan tersebut. “Kalau dulu yang main di Piala Pengprov kan juara kasta tertinggi dan kedua di kompetisi Askot/Askab se-DIJ. Sekarang ada perubahan. Juara dan runner up kompetisi kasta tertinggi yang main,” ucapnya,
Selain itu kejuaraan lain yang digelar adalah Liga Nusantara regional DIJ serta Liga Remaja U-15 dan U-18. Untuk Liga Nusantara, kom-petisi yang ada di kasta ketiga jenjang nasional tersebut dihelat Maret. “Liga Nusantara juga segera disiapkan. Februari proses verifikasi akan dimulai,” jelasnya. (nes/din/ong)