GUNAWAN/RADAR JOGJA
BELUM SELESAI: Suasana di Pantai Nguyahan di Desa Kanigoro, Saptosari belum lama ini masih terlihat dihiasi terpal. Penataan pantai ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata ke Gunungkidul.
GUNUNGKIDUL – Pemerintah terus berupaya memoles desti-nasi wisata di wilayah Gunungkidul. Kali ini, anggaran ratusan juta meng-alir untuk pembangunan fisik dan penataan pantai. Salah satu pantai yang menjadi objek penataan ya-kni Pantai Nguyahan di Kanigoro, Saptosari.
Tak tanggung-tanggung, penataan di pantai tersebut mene-lan dana Rp 920 juta.Kepala Desa Kanigoro Santoso mengatakan, anggaran pembangu-nan dan penataan berasal dari Pro-gram Nasional Pemberdayaan Ma-syarakat (PNPM). Juga dari dana Pola Khusus Masterplan Percepatan dan Peluasan Pengurungan Kemisk-inan di Indonesia (MP3KI).”Penataan di Pantai Nguyahan menggunakan anggaran dari APBN sebesar Rp. 920.910.000,” kata San-tosa, Rabu (28/1) lalu.
Dia menjelaskan, pembangunan fisik yang dikerjakan meliputi 35 kios permanen untuk pedagang. Serta jalan cor blok penghubung Pantai Ngobaran dan Pantai Nguyahan dengan panjang 200 meter.”Kami akui, jumlah kios belum sesuai dengan jumlah pedagang. Tapi kami optimistis penataan akan berjalan lancar dan tidak akan timbul masalah dari para pedagang,” ucapnya.
Menurutnya, jumlah seluruh pedagang ada 45, sementara kios yang dibangun hanya ada 35. Se-bagai solusi, kekurangan sepuluh kios akan diatasi dengan menye-diakan lahan. Kemudian pedagang yang membangun sendiri.”Terkait masalah sampah, kita juga akan bangun. Supaya tidak menimbulkan bau, sampah diam-bil menggunakan kendaraan se-minggu sekali,” ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi memberikan apresiasi kepada pemerintah desa Kanigoro atas kerja keras yang dilakukan. Menu-rut Immawan, pembangunan dan penataan diharapkan dapat me-nambah kunjungan wisata.”Saya optimistis pantai ini (Ngu-yahan) akan menjadi salah satu destinasi wisata yang ramai dikun-jungi wisatawan,” katanya.
Namun Immawan menginginkan, sebelum pembangunan infrastruk-tur diresmikan pada Maret men-datang, lapak pedagang mengguna-kan tenda sebaiknya dibersihkan. Pihaknya juga akan mengusahakan pembangunan tempat ibadah, pos penjagaan petugas Search and Rescue (SAR) dan fasilitas MCK.”Sepertinya pantai Nguyahan juga kesulitan masalah komuni-kasi utamanya terkait sinyal, ini juga perlu dilakukan kerja sama dengan penyedia jaringan komu-nikasi,” ucapnya. (gun/ila/ong)