SETIAKY/RADAR JOGJA
KASUS NARKOBA: Polisi menunjukkan para tersangka berikut barang buktinya berupa sabu dan ganja dalam gelar perkara di Polda DIJ kemarin (30/1)
SLEMAN – Peredaran dan pemakaian nar-koba di wilayah DIJ, tampaknya tak bisa lagi dianggap remeh. Hampir setiap bulan-nya, jajaran Polda DIJ merilis hasil tangka-pannya. Kali ini, sedikitnya 22 pengguna, dan 3 orang terindikasi sebagai pengedar, berhasil dibekuk jajaran Dit Resnarkoba Polda DIJ
Dir Resnarkoba Polda DIJ Kom-bes Pol Andi Fairan mengatakan, jumlah pelaku tersebut diaman-kan dari 17 lokasi berbeda yang tersebar hampir di seluruh DIJ, yakni empat titik penangkapan di wilayah Bantul, satu titik di Kulonprogo, delapan titik di Kota Jogja, dua titik di Sleman, dan penangkapan di wilayah Terminal Tirtonadi, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah.”Ini hasil operasi cipta kon-disi dalam rangka memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polda DIJ,” kata Andi di Polda DIJ kemarin (30/1).
Andi menambahkan, dari ha-sil pemeriksaan terhadap seluruh pelaku, mereka mendapatkan barang haram tersebut dari luar Jogja. “Biasanya mereka menda-pat pasokan dari wilayah Solo.Modus yang digunakan masih umum, yaitu mentransfer uang ke pemasok melalui rekening dengan fasilitas m-banking,” jelasnya.
Dari pengembangan operasi cipta kondisi tersebut, Dit Res-narkoba Polda DIJ juga berhasil meringkus dua orang yang di-duga jaringan pengedar di Solo, yaitu Eko Nugroho, 33, dan Joko Purnomo, 33. Keduanya warga Sangkrah, Pasar Kliwon, Sura-karta. Mereka diringkus di pin-tu keluar Termial Tirtonadi, Solo.”Keduanya merupakan peng-edar sabu jaringan Solo dan Jogja. Rata-rata paling banyak menyuplai 10 gram sabu ke Jogja,” ujarnya.
Selain dua orang yang diduga jaringan Solo, polisi juga me-ringkus satu orang pengedar narkoba jenis ganja, yakni Kus-nadi, 20, warga Jogoyudan, Go-wongan, Jetis, Jogja. Pria yang belakangan diketahui berprofesi sebagai penjaga kea-manan itu, diringkus di rumah-nya. Dari pemeriksaan semen-tara, Kusnadi diduga merupakan jaringan pengedar ganja di Jogja dan Pekalongan.
Dalam operasi ini, Dit Resnar-koba Polda DIJ mengamankan barang bukti narkotika jenis ganja seberat 63,46 gram, sabu-sabu seberat 1,79 gram, dan beberapa alat isap. Andi menuturkan, pengguna yang terjaring operasi ini akan menjalani proses rehabilitasi. Sementara pengedar, akan dip-roses sesuai hukum yang ber-laku. (fid/jko/ong)