DWI AGUS/RADAR JOGJA
TAK TERBENDUNG: Guard SMA Stece Livia Teja (12) melewati pemain SMAN 1 Prambanan Veni Taufiqi (13) dalam Honda DBL D.I Jogjakarta Series 2015.
REKOR poin babak penyisihan Hon-da DBL D.I Jogjakarta Series 2015, akhirnya dipegang tim putri SMA Stella Duce 1 (Stece). Pada laga terakhir men-ghadapi SMAN 1 Prambanan (Vigara) tadi malam (31/1), Rinanda Pawestri dkk men-cetak 73 poin untuk menang telak 73-5.Capaian 73 poin meru-pakan yang tertinggi pada babak penyisihan.
Sebe-lumnya, rekor poin penyi-sihan digenggam tim putra SMAN 1 Sewon (Smase) saat mengalahkan SMAN 2 Bantul (Duba) 72-2.Salah satu pemain kunci Stece, Albertin Ludwin-nia berharap capaian poin tinggi ini bisa menambah Pede (percaya diri) timnya dalam menyongsong babak knockout. Apalagi di laga big eight, mereka bakal bertemu tim yang juga menyandang status favorit juara, SMAN 1 Sewon (Smase).”Kami bermain sangat kompak hari ini (kemarn,red). Hasilnya bisa menang dengan skor besar, bahkan dapat menciptakan re-kor poin. Saya berharap ini bisa menambah kepercayaan diri Stece sebelum bertanding di big eight lawan Smase,” ujarnya.
Dipecahkannya rekor poin penyisihan oleh Stece, membuat pelatuh Jeremia Abadi Tari-gan agak kaget. Sebab sangat jarang, sebuah poin tertinggi dapat dibukukan tim putri,”Oh ini poin tertinggi penyisihan ya? Hebat tim putri bisa melakukannya. Saya harap ini juga jadi pemacu semangat,” tukasnya.Menurut Abadi, tim asuhannya memang mengalami peningkatan performa diban-dingkan pertandingan pertama kontra SMAN 1 Depok
Ia berharap dari laga ke laga, gra-fik terus menanjak. “Semoga saja performa terus meningkat dari laga ke laga. Apalagi mulai babak knockout lawan yang menanti sudah kelas berat semua. Smase akan kami hadapi di big eight,” terangnya.Abadi sendiri memprediksikan laga melawan Smase bakal berlangs-ung menarik.
Pasalnya, materi kedua tim dinilainya sangat seimbang. “Laga lawan Sewon pasti rame. Apa-lagi dulu kami punya sejarah saling mengalahkan,” imbuhnya.Namun Stece memiliki sedikit keunggulan. Materi pemain ju-ara Honda DBL D.I Jogjakarta Series ini lebih merata ketimbang Smase. Tercatat hanya tiga pemain Stece yang gagal membukukkan poin melawan Vigara.
“Memang banyak yang bilang materi pemain Smase tidak seda-lam Stece. Mungkin itu keuntung-an kami. Mungkin bisa dimanfaat-kan saat laga masuk kuarter dua, karena di kuarter tersebut biasanya rotasi pemain dilakukan para pe-latih,” ucapnya. (nes/jko/ong)