GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
BERMASALAH:Warga berjalan kaki di bawah tanaman pergola di Jalan Kleringan, Jogjakarta. Penyidik menemukan indikasi kerugian negara proyek Pergola sebesar Rp 700 juta.
JOGJA – Secara intensif Kejaksaan Tinggi (Kejati) DIJ terus memeriksa berbagai pihak terkait dugaan ko-rupsi pengadaan pergola Jogja. Sete-lah memeriksa pemilik bengkel las yang mengerjakan kerangka pergola, kemarin (2/2) penyidik kembali me-meriksa tersangka Irfan Susilo, Ke-pala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Jogja.
Sebelumnya, Irfan pernah di-periksa pada 12 Januari lalu.”Penyidik memerlukan keterangan tambahan dari tersangka IS. Sebab, ada sejumlah data yang perlu diklari-fikasi kepada tersangka,” kata Aspidsus Kejati DIJ Azwar SH kemarin (2/2).
Irfan datang ke kejati didampingi tim penasihat hukumnya yang dip-impin Chrisna Harimurti SH. Ia dip-eriksa tim penyidik pergola di lantai 3. Dalam pemeriksaan, ia menjawab seluruh materi pertanyaan yang di-ajukan penyidik.”Klien kami sudah diambil kete-rangannya, dan saat ditanya penyi-dik, beliau kooperatif,” kata Chrisna kepada wartawan usai mendampingi kliennya di kejati kemarin.
Chrisna enggan membeberkan materi pertanyaan yang diajukan penyidik, dengan alasan tidak ing-in mencampuri materi penyidikan. Namun demikian, Chrisna mene-gaskan, pada saatnya nanti, kliennya akan buka-bukaan mengenai ma-salah pergola yang kini tengah di-sidik kejati.”Saat persidangan nanti, klien kami siap membuka dan memberikan ke-terangan agar perkara ini menjadi terang benderang. Kami tidak ingin menutup-nutupi,” tegas Chrisna.
Sebelumnya, kejati telah menetapkan tiga orang tersangka dalam perkara pergola. Melalui Sprindik yang di-keluarkan Kajati DIJ Loeke Larasati SH pada 12 Desember 2014, ada tiga orang yang ditetapkan sebagai ter-sangka yaitu Kepala BLH Jogja Irfan Susilo, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Suryadi, dan seorang rekanan Hendi.Kejati mengaku telah melakukan perhitungan kerugian negara (PKN) terhadap proyek senilai Rp 5,3 miliar ini. Penyidik menemukan indikasi kerugian negara proyek Pergola se-besar Rp 700 juta. (mar/jko/ong)