ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
TINDAK TEGAS: Polisi melepas aki di alat berat yang digunakan untuk penambangan ilegal. Selain menyita 22 aki, aparat memasang police line pada 12 alat berat.
MUNGKID – Tim gabungan pe-nindakan penambangann alat berat bentukan Kapolres Magelang mulai beraksi. Mereka menggelar operasi. Sejumlah sungai yang berhulu di Merapi menjadi sasaran para pe-tugas yang mencari aktivitas penambangan illegal. Saat razia penambangan illegal, petugas meng-gunakan puluhan sepeda motor trail dan beberapa mobil patroli.Mereka menyisir sejumlah sungai yang menjadi lokasi penambangan menggunakan alat berat. Tujuan operasi adalah Sungai Pabelan dan Senowo yang ada di Kecamatan Sawangan dan Dukun.Kapolres Magelang AKPB Rifki mengatakan, operasi penambangan dilakukan secara rutin. Ini merupakan bukti jika polisi serius. Ke depan, semua penambangan yang meng-gunakan alat berat dan illegal, ditindak tegas.Dalam kesempatan tersebut, mereka menemukan sejumlah alat berat yang diduga untuk menambang. Saat ditemukan, sejumlah alat berat itu tidak beroperasi. Hanya, ada beberapa yang mesinnya masih hangat. Petugas tidak menemukan satupun orang yang bertanggung jawab atas alat berat tersebut. Ter-paksa, petugas mengambil 22 aki dan memasang garis polisi pada 12 alat berat tersebut.Bagi pelaku yang tertangkap tangan, polisi mengancam dengan pasal 158 UU RI Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan dan Mineral Batubara. Dalam pasal itu menyebut-kan, setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa Izin usaha Pertambangan (IUP), izin pertambangan rakyat (IPR), atau izin usaha pertambangan khusus (IUPK), terancam pidana penjara maksimal 10 tahun dan atau den-danya maksimal Rp 1 miliar.”Kami mengimbau pada masyarakat melaporkan pada kami, jika ada alat berat yang masih beroperasi. Kami tidak main-main terhadap alat berat dan penambangan illegal ini,” janjinya.Ia menjelaskan, operasi yang dilakukan ini merupakan permin-taan warga. Warga resah terhadap penambangan yang menggunakan alat berat. Di sisi lain, hal ini juga untuk penyelamatan lingkungan.Menurutnya, pelaku yang ter-tangkap tangan akan ditindak tegas. Namun yang tidak tertangkap tangan, dilakukan pembinaan dan m eminta operatornya segera mengeluarkan-nya dari lokasi penambangan.Camat Srumbung Agus Pur gunanto mengapresiasi langkah yang dilaku-kan Polres Magelang. Ia berharap operasi tersebut dilakukan secara berkelanjutan. (ady/hes/ong)