DOKUMEN PRIBADI FOR RADAR JOGJA
KREATIVITAS MAHASISWA: Peragaan busana karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Busana dan Teknik Busana Angkatan 2012 Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (3/2).
JOGJA – Program Studi Pendidi-kan Teknik Busana dan Teknik Busana Angkatan 2012 Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogya-karta menggelar peragaan busana di Auditorium UNY, Selasa (3/2). Peragaan busana dengan tema “DIVERCHILAGO” ini, merupakan ajang kreativitas mahasiswa dan dilaksanakan pada tahun 2015. Berbagai unsur busana dipadupadankan dengan mengacu trend mode 2015/2016, yaitu Re+Habitat yang terinspirasi tradisi nenek moyang yang di-kemas dengan kekinian, bentuk dari kesan berotot, efek berjamur, bergaya techno, seni instalasi, dan aksen primitif yang dikemas dalam style dramatis.
Tema DIVERCHILAGO meru-pakan singkatan dari Diversity Of The Archipelago yang berarti keberagaman budaya nusan-tara. Tema tersebut mengandung makna, bahwa nusantara kaya akan keberagaman budaya yang dimiliki, dan dituangkan dalam suatu karya busana dalam cer-minan identitas dari berbagai daerah atau pulau-pulau yang ada di Indonesia.
Gelaran peragaan busana di-ikuti 100 orang mahasiswa Pen-didikan Teknik Busana S1 dan Teknik Busana D3, untuk me-menuhi mata kuliah Manajemen Peragaan Busana yang diampu Afif Ghurub Bestari, S.Pd.”Peragaan busana diseleng-garakan sebagai sarana untuk mengembangkan kreativitas dan minat mahasiswa dalam bidang fashion yang sesuai dengan tu-juan dan konsep acara, yaitu mensosialisasikan kemampuan mahasiswa dalam mengembang-kan keterampilan, wawasan, dan meningkatkan kreativitas ma-hasiswa dalam menciptakan suatu karya busana,” kata Afif Ghurub Bestari.
Acara ini juga dapat menjadi-kan sebuah pengalaman baru bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Busana dan Teknik Busana dalam menye-lenggarakan suatu event pera-gaan busana, sekaligus menunjuk-kan kemampuan mahasiwa dalam bidang modeling, mana-jemen suatu acara, dan dapat melatih modeling bagi pemula dalam bidang tersebut.
Busana yang diperagakan mer-upakan hasil karya mahasisiwa yang terbagi menjadi dua kate-gori, yaitu busana pesta cocktail, dan busana pesta evening yang ditampilkan/disajikan dalam hi-jab dan non hijab. “Selain itu, mahasiswa juga menampilkan karya busana lain, berupa busa-na anak, busana kerja wanita, dan busana pria,” tandasnya.
Lebih jauh dijelaskan, manajemen peragaan busana tahun ini me-nampilkan sesuatu yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Pada tahun ini peserta terbagi menjadi tiga studio, yaitu studio busana anak, studio busana wa-nita, dan studio busana pria. Masing – masing studio wajib menampilkan karya per studio. Oleh karena itu mahasiswa men-cari model untuk masing-masing studionya dengan cara audisi, ke-mudian model terpilih dilatih dan diajarkan cara berjalan modeling oleh mahasiswa. (bkr/jko/ong)