ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
CINTA BANGSA: Habib Syeh bin Abdul Qodir Assegaf memimpin doa dalam Maulid Akbar dan Doa untuk Negara di PP Al Munawwir Krapyak Selasa malam (3/2).
SEWON – Kegaduhan politik yang melibatkan para petinggi negara serta munculnya sikap intoleransi antarsesama warga Indonesia belakangan ini memicu keprihatinan. Hal ini tentunya jauh dari cita-cita para pendiri bangsa ini. Karena itulah, Polda DIJ bersama Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak menggelar Maulid Akbar dan Doa untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia Selasa malam (3/2) malam.
Kegiatan ini bertujuan agar seluruh warga bersatu kembali dan membangun Indonesia. “Rosul merangkul seluruh pihak. Ini dapat menjadi insprirasi untuk membangun Indonesia yang toleran meski suku, etnis, dan agama beraneka ragam,” tegas Kapolda DIJ Brigjen Urip Subagyo.
Kapolda juga mengingatkan perihal peran Nabi Muhammad SAW kala membangun pondasi masyarakat madani di Madinah. Konsep masyarakat madani ini dapat menghindarkan konflik horisontal bila benar-benar diterapkan di Indonesia. “Ayo kita ciptakan Indonesia aman dan damai berdasarkan pancasila dan UUD 1945,” serunya.
Selain itu, kapolda menegaskan, polri maupun TNI lahir dan besar bersama rakyat. Juga bekerja untuk rakyat. Karena itu Polri dan TNI akan terus saling bahu-membahu demi menciptakan suasana kondusif.Dalam kesempatan itu, Habib Syeh bin Abdul Qodir Assegaf juga berpesan kepada belasan ribu jamaah yang memadati kompleks halaman Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak. Menurutnya, kegaduhan yang me-libatkan para petinggi negara pasti akan selesai. “Nggak akan selamanya bangsa ini seperti ini terus,” tegasnya.
Sebagai warga negara, habib Syeh menyerukan kepada para jamaah agar mencintai dan bangga sebagai warga negara Indonesia.Selain pejabat Polda DIJ, jajaran pejabat Polresta Jogja maupun Polres se-DIJ juga turut hadir dalam pengajian dengan tema Meneguhkan Pancasila Bhinneka Tunggal Ika dan UUD 45 ini. Tidak ketinggalan, Bupati Bantul Sri Surya Widati dan jajaran Korem 072 Pamungkas. (zam/din/ong)