HUMAS PEMKAB KULONPROGO FOR RADAR JOGJA
TANPA ASAP ROKOK: Tim Kementerian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pengendalian Peyakit dan Penyehatan Lingkungan saat melakukan monitoring di SD Negeri Temon.
KULONPROGO – Komitmen sebagai kabupaten bebas asap rokok terus diupayakan oleh pemkab Kulonprogo. Kemarin (6/2) kabupaten berslogan Binangun ini menjadi tempat pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Implementasi Peraturan Kawasan Tanpa Asap Rokok (KTR) yang dilaksanakan oleh Kementerian Kesehatan RI.
Tujuan kegiatan ini untuk monitoring dan evaluasi peng-awasan Perda KTR di daerah serta didapatkannya pemecahan masalah dalam pelaksanaan Perda KTR. Sebab meski sudah diatur dalam perda, kenyataannya masih ditemukan pelanggaran yang terjadi. Misalnya merokok di dalam ruang, di kantin, tempat parker dan di ruang tunggu sekalipun sudah ada tanda dilarang merokok. “Hal ini bisa juga diakibatkan masih kurangnya komitmen, informasi, sosialisasi dan koordinasi berbagai SKPD di daerah mengenai kawasan tanpa rokok,” ungkap dr Dian Meutia Sari dari Tim Ke-menterian Kesehatan RI Direktorat Jenderal Pengendalian Peyakit dan Penyehatan Lingkungan saat melakukan monitoring di SD Negeri Temon.
Dia menyampaikan, kunjungan ke SD ini merupakan bagian dari pelatihan Satgas Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kabupaten Kulonprogo,berdasar Perda No 5 Tahun 2014. Ada dua kegiatan yang dilaksanakan, pertama pelatihan implementasi penegakan KTR yang dilaksanakan selama dua hari. Setidaknya ada 19 orang perserta dari Tim Satgas KTR Kabupaten Kulonprogo dari berbagai SKPD. Kegiatan kedua, Inspeksi Peraturan Daerah (Perda) KTR yang di-laksanakan sehari oleh Tim Satgas KTR di SD Negeri Temon dan Kantor Lingkungan Hidup, yang dilaksanakan Jumat (6/2) kemarin. (tom/ila/ong)