ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA
DARI DEKAT: Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo didampingi Bupati Bantul Sri Surya Widati saat meninjau ruang instalasi pembangkit listrik tenaga hybrid.
SRANDAKAN – Pesatnya per-kembangan Pantai Baru Pandansimo, Srandakan selama beberapa tahun terakhir ternyata memancing minat Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono Soesilo. Kemarin (6/2) Indroyono beserta rombongannya berkunjung ke salah satu pantai di pesisir selatan Bantul tersebut.
Bahkan, sang menteri juga mencanangkan Pantai Baru Pandansimo sebagai contoh desa inovasi nelayan. Ini sebagai langkah awal rencana pembangunan seribu desa inovasi nelayan dalam beberapa tahun ke depan. “Pantai Baru Pandansimo dan kampung laut di Cilacap akan dicanangkan sebagai sebagai desa inovasi nelayan,” terang Indroyono.
Selain seribu desa inovasi nelayan, pemerintah pusat juga mencanangkan membangun seratus science and technopark. Tidak semua kabupaten/kota di Indonesia akan memiliki science and technopark. Namun demikian, Kabupaten Bantul masuk dalam daftar science and technopark ini karena keberadaan pembangkit listrik tenaga hybrid di kawasan Pantai Baru Pandansimo. “Ujungnya masyarakat harus sejahtera, bahagia dan meningkat kemakmurannya,” ujarnya.
Dia menegaskan, konsep desa inovasi nelayan tak jauh berbeda dengan apa yang telah diterapkan di Pantai Baru Pandansimo. Bedanya, terletak pada kapasitas-nya yang jauh lebih besar.Pengelolaan Pantai Baru Pandansimo selama ini melibatkan seluruh nelayan dan masyarakat setempat. Keberadaan pembangkit listrik tenaga hybrid juga di-manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Faktanya keterlibatan masyarakat ini mampu menggulirkan roda perekonomian di kawasan Pantai Baru Pandan-simo yang notabene dulunya merupakan wilayah terisolasi. “Membuka lapangan pekerjaaan baru dan kegiatan usaha tumbuh,” jelasnya.
Indroyono khawatir tanpa keterlibatan masyarakat gagasan pembangunan seribu desa inovasi nelayan dan seratus science and technopark bakal berhenti di tengah jalan.Asisten Deputi Jaringan Iptek Daerah Kementerian Ristek dan Perguruan Tinggi Momon Sudiyatmo menambahkan di Pantai Baru Pandansimo terdapat dua pembangkit listrik. Yaitu kincir angin dan tenaga surya. Sebanyak 26 kincir angin mampu meng-hasilkan listrik 55 KW. Adapun tiga buah panel surya mampu mengeluarkan listrik 30 kw.
Keberadaan energi terbarukan selama ini dimanfaatkan masyarakat setempat untuk sejumlah hal. Antara lain, menerangi fasilitas umum, dan puluhan warung kuliner di kawasan Pantai Baru Pandansimo. Selain itu, juga dimanfaatkan untuk memproduksi es batu. Karena, para nelayan setempat mem-butuhkan es batu untuk meng-awetkan ikan hasil tangkapan mereka. “Secara fungsi tenaga hibrid ini sangat berguna bagi masyarakat,” ungkapnya.Bagaimana tidak, pembangkit listrik tenaga hybrid ini juga dimanfaatkan para petani untuk mengaliri persawahan mereka. (zam/din/ong)

Pemkab Janji akan Persiapkan Lahan

BUPATI Bantul Sri Surya Widati menyambut baik kebijakan pemerintah pusat yang ingin men-jadikan Pantai Baru Pandansimo sebagai desa inovasi nelayan dan science and technopark. Bahkan, pemkab bakal mempersiapkan sejumlah langkah strategis untuk mewujudkannya. “Nanti akan kami persiapkan lahannya juga,” terang Ida, sapaan akrabnya usai meng-hadiri peresmian Pantai Baru Pandansimo sebagai desa inovasi nelayan, kemarin (6/2).
Bagi Ida, kebijakan pemerintah pusat ini merupakan salah satu prestasi tersendiri bagi Bantul. Bagaimana tidak, dari sekitar 70 ribu desa lebih dan 500 kabupaten/kota se-Indonesia Kabupaten Bantul menjadi salah satu yang dipilih pemerintah pusat. Nantinya, lokasi science and technopark akan tetap berada di kawasan Pantai Baru Pandansimo. Hanya saja, luasannya yang akan ditambah hingga seratus hektare. “Kami juga tetap ada pendampingan,” ungkapnya.
Untuk pembangunan infra-strukturnya pemkab bakal meng-alokasikan anggarannya dalam APBD. Totalitas pemkab ini bukan tanpa alasan. Sebab, keberadaan desa inovasi nelayan dan science and technopark diyakini bakal mendongkrak roda perekonomian masyarakat. “Sekarang saja sudah begini. Sekarang lebih bermanfaat dan sejahtera,” ungkapnya.Ida menerangkan, kawasan Pantai Baru Pandansimo dulunya ter-masuk salah satu wilayah terisolir. Saking parahnya, ada adagium Pantai Baru Pandansimo me-rupakan tempat pembuangan anak jin. (zam/din/ong)