DWI AGUS/RADAR JOGJA
LEBIH BERAT:Trophy diangkat sebagai penanda berakhirnya perjuangan di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015 Sabtu lalu (7/2
MEMPERTAHANKAN gelar champion itu sangat berat. Begitu pengakuan kapten tim basket putri SMAN 4 Jogja, La-rasati Putri Utami. “Seperti membawa beban yang berlipat,” ujar Laras.
Namun proses panjang dan cukup melelahkan itu akhirnya terbayar dengan kembali diraih-nya gelar Champion Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015 bagi tim basket putrid SMAN 4 Jogja (Patbhe begitu tim ini biasa disebut,Red). Tim besutan coach Johan Palagan ini dengan bang-ga mengangkat trophy setelah menaklukkan tim SMKN 1 Ban-tul. Diangkatnya trophy itu juga sebagai penanda berakhirnya perjuangan mereka di Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015 Sabtu lalu (7/2).
Mereka mengakui, sempat kuwalahan sejak melawan tim SMAN 6 Jogja di babak Big Eight. Runner up Honda DBL D.I. Jog-jakarta Seris 2014 itu merasakan berat untuk menambahkan point. “Pas lawan Namche berasa men-gulang final party Honda DBL 2014. Meski pointnya seret, tapi bersyukur, kita akhirnya bisa menang,” ungkap Laras pemilik nomor punggung 8.
Tiket menuju Final Party ter-nyata juga enggak semulus yang dibayangkan. Di babak Fantastic Four, tim Patbhe sempat goy-ah saat melawan Srikandi-Srikandi SMA Stella Duce 1 Jogja. Kejar-kejaran point ter-jadi di tiap kuarter, dan akhir-nya Patbhe mampu unggul 40-35 atas Stece.”Pas di kuarter 1 dan 2 sempet unggul Stece, tapi kita berjuang mati-matian dan akhirnya bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan,” imbuhnya.
Persiapan yang mereka lakukan juga enggak main-main. Sejak tahun ajaran baru, coach Johan Palagan sudah melatih dengan keras untuk persiapan DBL. La-tihan fisik pagi hari, dan akurasi sore hari. Enggak cuma itu, saling evaluasi antar teman jadi salah satu kunci keberhasilan tim.”Kita enggak cuma dapet ma-sukan dari coach. Tapi juga dari temen satu tim. Jadi kalo ada temen yang latihan kurang kita ingetin. Pastinya saling support satu dan lainnya.”
Menurut Laras, sejak awal target champion sudah me-reka pasang, dan akhirnya bisa tercapai. “Target cham-pion buat tim putri udah bisa diraih, ke depan kita akan terus berlatih semoga di DBL 2016 hasilnya lebih memuaskan,” tandasnya. (mey/man/ong)