SETIAKY A KUSUMA/RADAR JOGJA
TUMBUH: BFI Finance menargetkan pertumbuhan mencapai 15 persen di tahun ini. Terlebih di tahun 2015 juga mulai memasuki pasar pembiayaan perumahan
JOGJA – Bisnis di sektor pem-biayaan tumbuh subur. Tak ha-nya pada kredit otomotif saja melainkan pembiayaan peru-mahan di tengah tingginya ke-butuhan hunian. Itu pula yang dirasakan oleh PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) area Jogjakarta.Selain pembiayaan otomotif, tahun ini BFI Finance mulai memasuki pasar pembiayaan perumahaan.
Hanya sebagai pemain baru, Branch Manager BFI Finance Jogjakarta Budi Ariyanto mengaku belum be-rani memasang target besar “Kami masih menyosialisasikan ke masyarakat, bahwa kami juga membiayai perumahan. Sebelum dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pembiayaan perumahan dipe-gang oleh perbankan. Setelah OJK memberi lampu hijau, kami masuk sektor pembiayaan pe-rumahan,” terang Budi dalam keterangan persnya di Canting Restoran, Senin (9/2).
Budi mengungkapkan pihaknya menargetkan pertumbuhan pembiayaan tahun ini mencapai 15 persen. Target tersebut lebih tinggi dari angka nasional sebe-sar 10 persen. Pembiayaan ter-sebut berasal dari pembiayaan otomotif serta perumahan. Menurutnya, Jogjakarta men-jadi salah satu simpul pertum-buhan ekonomi.
Selama ini, Jogjakarta menjadi penopang pertumbuhan dan kinerja pem-biayaan BFI Finance secara na-sional dari 260 cabang di 240 wilayah di Indonesia. “Tahun sebelumnya bisa tum-buh sampai 10 persen, maka tahun ini kami menargetkan naik menjadi 15 persen,” jelas Budi.
Budi memaparkan saat ini na-sabah BFI Finance di wilayah Jogjakarta telah mencapai tiga ribu lebih nasabah. Dari jumlah tersebut, pertumbuhan masih didominasi pembiayaan oto-motif di mana jumlahnya men-capai 60 persen. Menurut Budi, perkembangan Jogjakarta sebagai salah satu destinasi pariwisata mendorong BFI Finance memberikan layanan prima disektor penun-jang. Terutama penyediaan transportasi untuk keperluan armada wisata.
Sementara itu di tempat yang sama, SVP Regioal Manager Wi-layah Jawa Tengah Rachmadi mengatakan, pihaknya tidak memasang target yang spekta-kuler dalam pembiayaan tahun ini. Hanya, dia berharap per-tumbuhan tersebut berkelanju-tan. “Growth tidak terlalu besar, tetapi setiap nasabah kami dapat ter-manage dengan baik se-hingga menjadi nasabah yang loyal,” katanya.
Guna menjaga loyalitas dan meningkatkan pertumbuhan nasabah baru, di 2015 ini BFI Finance meluncurkan program undian berhadiah dengan tajuk Uber Milyaran 2015. Program ini memberikan kesempatan bagi nasabah BFI Finance di seluruh Indonesia untuk meraih berbagai hadiah seperti smart-phone, sepeda motor, hingga mobil sebagai hadiah utama dan grand prize.
“Program ini diadakan untuk mengapresiasi nasabah yang saat ini sudah memanfaatkan layanan pembiayaan dari BFI Finance. Program Uber Milyaran 2015 berlangsung per tanggal 1 Januari hingga 31 Desember 2015,” jelasnya.
Dia menjelaskan, cara meng ikuti Uber Milyaran tersebut sangat mudah. Masyarakat cukup melakukan pembiayaan di BFI Finance per Januari hingga 31 Desember. Nantinya, pengundian akan dilakukan melalui empat peridoe, yakni April, Juli, Oktober dan Januari. (bhn/ila/ong)