HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
DEKLARASI: Peserta Workshop Capacity Building Training on Smoke Free Policy Development and Implementation for Kulonprogo saat membubuhkan tanda tangan dalam deklarasi penerapan KTR di Gedung Kaca, Kompleks Pemkab Kulonprogo.
KULONPROGO – Pemkab Kulon-progo melalui Dinas Kesehatan memberikan apresiasi dan penghargaan kepada tiga kepala dusun (kadus) yang telah me-nerapkan kebijakan Dusun Bebas Rokok. Ketiganya yakni Kadus Kalingiwo, Desa Pendoworejo. Kemudian Kadus Beteng, Jatimulyo dan Dusun Ngrajun di Kalibawang.Penyerahan penghargaan itu satu rangkaian dengan workshop bertema Capacity Building Training on Smoke Free Policy Development and Implementation for Kulonprogo. Workshop ini digelar Pemkab Kulonprogo seiring dengan penerapan Perda KTR.
“Ketiganya pantas mendapat penghargaan, harapannya akan disusul dusun dan desa lainnya,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulonprogo dr Bambang Haryatno, MKes.
Selain penyerahan penghargaan kepada Dusun Bebas Rokok, peserta workshop juga diajak menandatangani deklarasi. Ada tiga poin penting dalam deklarasi tersebut, pertama wajib men-dukung pemkab untuk melaksana-kan dan menegakkan Peraturan Daerah No 5 Tahun 2014 tentang KTR. Kedua, menetapkan pelaksana-an KTR untuk wilayah masing-masing sebagai bagian dari upaya untuk melindungi masyarakat dari dampak rokok baik secara langsung maupun tidak langsung serta peningkatan derajat kesehatan. Ketiga, pimpinan instansi bertanggung jawab terhadap pelaksanaan KTR di lingkungan masing-masing.
Kepala Dusun Kalingiwo Basiran yang telah sukses menerapkan kebijakan Dusun Bebas Rokok menjelaskan, di Kalingiwo jumlah penduduknya 201 jiwa dan memiliki delapan kader kesehatan aktif. Kader mulai memberikan teguran kepada warga yang masih merokok di dalam rumah, tempat umum maupun setiap kegiatan pedukuhan.
“Setelah beberapa kali sosialisasi bahaya asap rokok. Pada tanggal 13 April 2014 masyarakat secara mandiri membuat deklarasi dan penandatanganan yang berisi sepuluh kesepakatan,” terangnya.Sepuluh kesepakatan yang kemudian dikenal dengan Deklarasi Kalingiwo isinya di antaranya tidak merokok di dalam rumah, tidak merokok di dekat bayi, anak balita dan lansia. (tom/ila/ong)