FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
TERTUTUP: SBY memberikan pengarahan dalam konsolidasi Partai Demokrat di Magelang. SBY juga menyinggung soal konflik KPK dan Polri, dan mobil nasional di depan kadernya.
MAGELANG – Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto minta Presiden Jokowi segera mengeluarkan ke-bijakan mengenai gejolak antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Kebijakan itu harus cepat diambil, agar suasa-na bangsa lebih kondusif.”Kami meminta agar pak Jokowi segera mengeluarkan kebijakan agar jangan sampai bergejolak te-rus. Ini juga kami sampaikan dalam rapat konsultasi DPR dengan pre-siden. Namun, kami sebagai DPR tidak akan melakukan interfensi,” tegas Agus usai mengikuti rapat konsolidasi internal Partai Demo-krat (PD) seluruh Jawa Tengah dan DIJ di Hotel Atria Kota Magelang, Rabu malam (11/2)
Agus melanjutkan, dalam kasus tersebut, tidak boleh ada lem-baga yang dilemahkan. Hal itu juga dibahas dalam konsolidasi tertutup yang dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono.”KPK penting sebagai lembaga yang menangani kasus korupsi. Begitu juga dengan polisi yang penting untuk penegakan hukum. Ini harus diselesaikan dengan cara yang terbaik. Kalau sekarang menempuh jalur hukum, ya kami hormati,” katanya.
Pengurus DPP Partai Demokrat Roy Suryo menjelaskan, secara khusus dalam rapat konsoli-dasi tersebut, SBY juga berpesan agar tetap kritis terhadap kebi-jakan pemerintahan Presiden Jokowi. Namun, SBY menegas-kan agar kritik disampaikan secara santun, terstruktur, dan sesuai undang-undang.Roy Suryo juga membeberkan, dalam arahan tersebut SBY sem-pat menyinggung mengenai konflik KPK dan Polri, dan soal mobil Malaysia yang akan dija-dikan mobil nasional . Hanya, ia tidak menjelaskan secara de-til penjelasan tersebut.”Pak SBY berpesan kepada seluruh kader agar tepat menjaga situasi dan kondisi pemerintahan dan negara dengan baik,” pintanya.
Pada rapat yang tertutup untuk media tersebut, turut hadir Ke-tua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sejumlah petinggi PD lain. Seperti Edhie Baskoro (Ibas), Syarif Hasan, Edhie Pramono Wibowo, dan Roy Suryo. Rapat konsolidasi berlangsung sekitar dua setengah jam sejak pukul 19.00 hingga pukul22.30. Usai memberikan arahan, SBY enggan memberikan kom-entar mengenai situasi politik di Indonesia saat ini pada wartawan.Ratusan satgas PD ketat menga-wal mantan presiden RI itu begitu keluar ruang rapat hingga masuk ke mobil Lexus bernomor polisi AD 8 K dan meninggalkan lokasi.Roy suryo mengaku, rapat kon-solidasi tertutup untuk media. Karena sifatnya untuk konsoli-dasi partai. (dem/hes/ong)

Konsolidasi Tentukan Langkah Strategis

PENGURUS Partai Demokrat (PD) seluruh Jawa Tengah dan DIJ menggelar rapat konsolidasi di Hotel Atria Kota Ma-gelang, Jawa Tengah, Rabu malam (11/2/). Bagi partai berlambang bintang mercy ini, rapat konsolidasi penting guna me-nentukan langkah strategi merebut kem-bali kekuatan partai pada Pemilu 2019.”Konsolidasi ini dilakukan intensif, terus menerus, hingga kami betul-betul berjaya pada pemilu 2019. Apa-lagi ada jembatan emas yakni pilkada, pemilu legislatif, eksekutif,” kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Agus Hermanto, usai rapat
Agus membeberkan, pada rapat tersebut, SBY memberikan arahan pada seluruh kader PD yang hadir. Terutama, terkait strategi PD memperoleh keme-nangan pada Pemilu 2019, mengingat PD mengalami penurunan perolehan suara pada Pemilu 2014.”Konsolidasi ini dibutuhkan. Jangan sampai lengah lagi. Target kami bisa suara mini-mal sama dengan 2009, yakni 20,9 persen. Jika lebih ba-nyak dari itu, akan lebih baik” ucap Agus.
Menurut Wakil Ketua DPR RI 2009-2014 ini, banyak hal yang perlu dibenahi dalam tubuh PD. Seperti pembenahan infrastruktur partai dari ting-kat DPP hingga ranting. Lalu, PD juga merasa perlu meng-galakkan lagi pendidikan kader seperti yang intensif dilakukan PD pada 2008.Menurut Agus, pendidikan kader sangat penting jika berka-ca pada beberapa kasus korup-si di Indonesia yang melibatkan kader PD.”Kedepan, kader PD harus le-bih hati-hati lagi, lebih baik lagi,” tandas Agus.
Agus melanjutkan, beberapa agenda terdekat yang menjadi fokus pembenahan PD adalah perhelatan pilkada yang seren-tak digelar di 204 daerah di In-donesia. Menurutnya, PD serius menentukan strategi untuk me-raih suara sebanyak-banyaknya pada setiap pilkada. Pihaknya juga optimistis Perpu Pilkada yang tengah digodog di tingkat legislatif tidak mengalami re-visi terlalu banyak, sehingga seluruh pilkada tetap bisa dilaks-anakan. (dem/hes/ong)