RADAR JOGJA FILE
SANG KAPTEN : Topas Pamungkas dkk harus menyiapkan diri dengan banyak melakukan uji coba sebelum benar-benar siap terjun di kompetisi Divisi Utama 2015.
JOGJA – Sudah menjadi agenda tahunan, tur PSIM Jogja ke Gunungkidul akan kembali dige-lar dalam persiapan tim meny-ongsing Divisi Utama musim 2015. Topas Pamungkas dkk bakal men-jajal tim peserta Liga Nusantara Persig Gunungkidul di Stadion Gelora Handayani, Jeruksari, Gunungkidul.Pertandingan ini akan dihelat Selasa (17/2) mendatang. Pelatih PSIM Jogja Seto Nurdiyantara menyatakan, uji coba ini memi-liki beberapa tujuan.
Salah satu-nya untuk membiasakan Topas cs bermain di stadion yang kua-litas rumputnya berada di bawah Mandala Krida.Ya, sudah menjadi rahasia umum kalau mayoritas peserta Divisi Utama tidak memiliki lapangan yang mumpuni. Untuk itulah, bermain di Gunungkidul bakal banyak mendatangkan manfaat bagi PSIM.”Kami juga sudah main di La-pangan Gamelan, Berbah men-ghadapi Margaria Orion FC (MOFC). Tetapi anak-anak juga harus dibiasakan lagi. Mereka perlu bermain di stadion yang kualitas lapangannya berada di bawah,” bebernya.Seto juga ingin memantapkan formasi 4-2-3-1 yang bakal dius-ungnya untuk musim kompetisi tahun ini. Sebenarnya formasi ini sudah digunakannya pada Di-visi Utama 2014 lalu.
Tapi karena ada pemain baru, mereka harus beradaptasi dengan pola tersebut.”Ya memang formasi ini sudah diterapkan sejak lama. Bahkan di tahun terakhir era kepelatihan Bang Maman Durachman for-masi ini juga sudah digunakan. Namun tahun ini pemain tidak 100 persen sama dengan yang tahun lalu. Untuk itu perlu penye-suaian lagi kan,” bebernya.Seto berharap formasi ini juga lebih berjalan sempurna ketimbang musim lalu. Ia ingin PSIM bisa tajam saat menyerang dan kokoh saat bertahan. Di musim lalu, ia melihat keseimbangan permainan ini masih kurang
.”Tapi melihat penampilan mu-sim lalu yang cukup bagus, saya yakin kami tim pelatih dapat membuat tim ini lebih sempurna lagi. Saya ingin 4-2-3-1 diterap-kan dengan baik. Sebab formasi ini sangat memun-gkinkan sebuah tim tajam saat menyerang dan kokoh saat ber-tahan,” tukasnya.Di bagian lain, PSIM masih melakukan pencarian pemain guna memenuhi kuota 24 pemain kontrak. Saat ini, mereka baru memiliki 20 penggawa saja. “Ya semoga saja dalam waktu dekat ini, empat pemain sudah bisa ditemukan. Sulit rasanya menga-rungi kompetisi Divisi Utama jika hanya memiliki 20 pemain kontrak,” tambah Manajer PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru.Mengacu pada sisi fisik, Seto me-mastikan para pemain sudah be-rada pada level 80 persen. Ia men-gatakan, tim pelatih akan menga-dakan tes fisik untuk menyempurna-kan stamina pemain. (nes/din/ong)