JOGJA – Sejak diresminkan 18 Desember 2014 lalu, Warung Prancis WP-UMY sudah berhasil menorehkan prestasi. Warung Prancis UMY terpilih sebagai WP terbaik peringkat 1 dari 36 WP yang ada di seluruh universitas di Indonesia yang memiliki hubungan kerja sama dengan Institute Francais Indonesia (IFI). Pengumuman pemenang lomba WP terbaik yang diselenggarakan sejak Sep-tember 2014 lalu itu, diumumkan ber-samaan dengan acara pertemuan rutin tahunan penanggung jawab WP se-Indo-nesia di Jakarta pada 6 Februari kemarin.
Atas prestasi tersebut, penanggung jawab WP di UMY, Puthut Ardianto dan Fahrizal Ramadhan mendapatkan hadiah utama per-jalanan ke Prancis pada musim panas tahun ini. Pengumuman pemenang diumumkan secara simbolis oleh Direktur IFI Betrand de Hartingh dan atase Kerjasama Universitas Antoine Devoucoux du Buysson bertempat di Kantor IFI Kedutaan Prancis di Jakarta.”WP UMY berhasil menjadi yang terbaik di antara 36 WP se-Indonesia, karena keak-tivitas kegiatan reguler WP UMY, seperti penyelenggaraan seminar, aktif di media sosial, baik di facebook maupun di twitter,” kata Puthut kemarin (12/2).
Selain itu, WP UMY sering mengadakan nonton film Prancis dengan nama kegiatan layar Prancis. Bahkan, WP UMY mempunyi Club Francais yang dipandu oleh native speaker dari Prancis bernama Karine Josse. “Kami juga punya kegiatan cooking class dari Karine, lalu kami juga sering menga-dakan seminar mengenai studi di Prancis bekerja sama dengan IFI. Dan kami ung-gul dalam penggunaan sosial media face-book dan twitter yang comprehensive dan konsisten,” tambahnya.
Puthut berharap, dengan penghargaan ini bisa dijadikan penyemangat agar bisa terus mengembangkan WP UMY. Dirinya juga berharap dengan prestasi yang dipero-leh, mahasiswa UMY dan masyarakat Jog-jakarta umumnya bisa memanfaatkan fa-silitas dan kegiatan yang diadakan WP UMY. “Penghargaan ini sebagai penyemangat kami berdua untuk lebih menyemarakkan Warung Prancis UMY. Saya juga berharap, lebih banyak lagi mahasiswa UMY dan Jogja pada umumnya, untuk memanfaatkan fasilitas dan kegiatan di Warung Prancis UMY,” ujar dosen Pendidikan Bahasa Inggris UMY ini.
Selain mengelola Warung Prancis yang ada di UMY, Puthut bersama Fahrizal juga sering mengikuti pertemuan rutin tahunan dan pelatihan yang diadakan oleh IFI dan Kedu-taan Prancis di Jakarta. Pelatihan yang ia ikuti bernama Culturtheque, yaitu pelatihan meliputi pemanfaatan media online untuk mengenal Prancis lebih jauh. Di mana nanti-nya semua pengunjung Warung Prancis dapat memiliki akun gratis culturtheque dan bisa mengakses semua info tentang bahasa, budaya, masakan dan hal lainnya yang ber-kaitan dengan Prancis. (mar/jko/ong)