GUNUNGKIDUL – Tim gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) DIJ melakukan inspeksi mendadak (sidak) kepada nelayan di Pelabuhan Perikanan Sadeng, Girisubo, kemarin (16/2). Tes urine ini untuk memastikan ada tidaknya penyalahgunaan narkoba di kalangan nelayan.Kepala BNN DIJ Budiharso mengatakan, peredaran narkoba telah menyasar semua kalangan dan pekerjaan. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan upaya pencegahan dengan melakukan sosialisasi sekaligus sidak, termasuk menyasar nelayan di pantai selatan.”Ini antisipasi untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba dikalangan nelayan. Jangan sampai para nelayan terlibat penyalahgunaan narkoba,” kata Budiharso usai sidak, kemarin (16/2).
Dia menjelaskan, dari sebanyak 27 nelayan yang ada, setelah dilakukan tes urine hasilnya menggembirakan. Tidak ada satupun dari mereka terindikasi menggunakan zat-zat berbahaya. “Dalam kesempatan ini kami sekaligus menyosialisasikan kepada masyarakat, terutama nelayan mengenai rehabilitasi pecandu narkoba. Pecandu yang secara sukarela berobat, tidak akan dipidanakan. Justru kami rawat,” ujarnya.Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul Agus Priyanto me-ngaku, kaget dengan adanya sidak tersebut. Sebab dari BNN tidak ada komunikasi awal mengenai adanya kegiatan tersebut. “Mungkin ya namanya sidak, kami tidak dikasih tahu,” kata Agus.
Namun demikian, begitu men-dengar adanya informasi tes urine bagi nelayan pihaknya langsung menerjunkan anak buah untuk meluncur di lokasi. Agus merasa senang karena hasil tes urine ternyata negatif. “Akan tetapi saya juga me-nerima laporan, sejumlah nelayan hanya mengisi blangko tapi pergi sebelum dites urine,” sesalnya.Di bagian lain, Kapolsek Girisubo AKP Mustaqim mengungkapkan, peredaran narkoba semakin memprihatinkan. Peredaran tidak hanya melalui jalur darat, namun juga melalui laut. Oleh karena itu, dengan adanya sidak gabungan ini diharapkan bisa meminimalisasi penyalahgunaan peredaran narkoba di kalangan nelayan. Apalagi penyebaran narkoba sudah cukup memprihatinkan dan menyasar hampir semua kalangan di masyarakat.”Nelayan di Sadeng kan banyak juga yang berasal dari luar daerah, makanya dengan sidak diharap-kan bisa meminimalisasi per-edaran narkoba,” kata Mustaqim. (gun/ila/ong)