SETIAKY ANUGERAHANANTO/RADAR JOGJA
SIAP DITERTIBKAN: PKL tetap berjualan di Jalan S Parman Jogja, meski ada papan larangan berjualan. Dintib Kota Jogja berjanji segera menggelar operasi penertiban PKL liar.
JOGJA – Meski sudah direlokasi ke tempat berjualan yang baru, masih terdapat pedagang kaki lima (PKL) yang tetap berdagang di lokasi lama. Salah satunya seperti yang ditemui di Jalan S Parman Jogja. Meski ter-dapat papan larangan berjualan, masih terdapat PKL yang mengais rezeki di situ.
Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Ketertiban (Dintib) Kota Jogja Nur-widi Hartana mengatakan, pihaknya sudah secara rutin menggelar ope-rasi penertiban PKL liar. Tetapi dia-kuinya, keterbatasan personel yang dimiliki tidak bisa menjangkau seluruh wilayah Kota Jogja secara bersamaan. “Kalau operasi kami rutin setiap hari, memaksimalkan personel yang kami miliki,” ujar Nurwidi kemarin (18/2).
Untuk melakukan pengawasan harian di wilayah, jelas Nurwidi, pihaknya mengoptimalkan peran petugas bawah kendali operasi (BKO) di kecamatan. Termasuk melakukan penertiban terhadap PKL liar yang berjualan di lokasi yang dilarang. “Kalau yang ska-lanya kecil, untuk penertiban juga cukup petugas BKO di kecamatan. Kalau kesulitan dan perlu bantuan, baru menghubungi kami,” terangnya.
Nurwidi menjelaskan dalam penanganan PKL pihaknya lebih mengedepankan tindakan persuasif. Di antaranya dengan imbauan ke-pada para PKL. Jika masih memban-del, baru akan diambil tindakan te-gas. Dintib Kota Jogja, jelas dia, berupaya menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat maupun wi-satawan agar tidak terganggu oleh keberadaan PKL. Sebelumnya, Wakil Wali Kota Jogja Imam Priyono (IP) mengatakan, Pem-kot Jogja siap melakukan penataan para PKL untuk menciptakan keinda-han kota.
Salah satunya dengan mela-kukan relokasi PKL ke tempat baru. Meskipun begitu, pihaknya me-minta komitmen PKL untuk tidak berjualan lagi di lokasi lama sete-lah dibuatkan tempat baru. “Jangan sudah dibuatkan tempat baru, masih berjualan di lokasi lama. Ini akan menimbulkan masalah baru,” ungkap IP. (pra/laz/ong)