JOGJA – Berbagai terobosan dilakukan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menyambut pasar bebas ASEAN. Tak ingin kalah dengan perguruan tinggi (PT) lain di Indonesia dan luar negeri, UNY terus memperbaiki pelayanan akademik dan kuri-kulum. Langkah nyata ini dila-kukan untuk bersaing, terutama dengan PT dari luar negeri.
Salah satu langkah yang dilaku-kan adalah menggunakan sistem elektronik terhadap seluruh ke-giatan yang ada di lingkungan kampus. Seperti mengajar, per-pustakaan, publikasi karya ilmiah atau jurnal, dan lainnya.”UNY juga menjalin kerja sama dengan Malaysia, Filipina, dan Thailand,” kata Wakil Rektor IV UNY Suwarsih Madya kemarin (18/2). Selain itu, UNY menjalin kerja sama dengan sejumlah pemerintah dae-rah di Indonesia. Antara lain, Men-tawai, Palembang, Malinao Kali-mantan, Karangasem, Merauke. “Kami ingin go internasional.
Namun, kami tidak pernah me-ninggalkan jati diri bangsa In-donesia,” paparnya.Ketua Dies ke-51 UNY Har-tono mengatakan, berbagai ke-giatan disiapkan untuk meme-riahkan dies seperti kegiatan lingkungan, penanaman pohon kenangan, dan kantil. “Ada 90 kegiatan yang disiap-kan. Mulai kegiatan ilmiah, pengabdian masyarakat, Ino-vasi Pendidikan Award, hingga pemeriksaan kesehatan,” kata pria yang juga dekan FMIPA UNY ini. (mar/hes/ong)