SLEMAN- Dua belas nama bersaing untuk menempati posisi ketua DPC PDIP Sleman periode 2015-2020. Dari jumlah itu, tiga nama bakal muncul sesuai rekomendasi DPP partai ber-lambang banteng moncong putih itu. Menariknya, DPP PDIP tidak akan menetapkan nama untuk posisi tertentu. Tiga nama yang ditunjuk harus berembug secara musyawarah mufakat untuk menentukan posisi ketua, sekretaris, dan bendahara. “Jadi, DPP akan membawa amplop tertutup berisi tiga nama itu. Dan dibuka saat konfercab,” ungkap Ketua DPC PDIP Sleman Rendradi Suprihandoko kemarin (19/2).
Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP di wilayah DIJ digelar serentak hari ini di Jogja Expo Center (JEC). Sebanyak 12 nama yang diajukan sebagai bakal calon pimpinan DPC Sleman sebagian besar adalah kader yang juga anggota parlemen. Mereka adalah Koeswanto, R.B Ramelan, Haris Sugiharta, Budi Sanyoto, Dwi Yogamashinta, Nila Refiyanti, FX Kamidi, Supriyoko, Sugiyarto, Jani Sulistyo, Anggit, dan Agus Rujito Nugroho.Rendradi menyatakan, penentu-an tiga nama untuk musyawarah menentukan jabatan pimpinan DPC adalah sistem baru yang diterapkan DPP. Itu sebagai wujud pelaksanaan azas demokrasi. “Tidak boleh voting. Satu orang ditentukan sebagai ketua, dua lainnya harus legowo,” tandasnya.
Politikus yang mantan ketua DPRD Sleman itu tidak menampik kemungkinan gagalnya musya-warah antara tiga nama pilihan DPP. Jika itu terjadi, masih ada dua jalan bisa ditempuh. Pertama, pimpinan sidang menyerahkan persoalan itu kepada peserta konferensi cabang. Peserta diminta berembug untuk menyepakati siapa bakal diusung sebagai ketua, dari tiga kandidat.Nah, jika langkah itupun gagal, selanjutnya panitia sidang menyerahkan penyelesaian kepada pengurus partai tingkat DPD.Jika musyawarah berjalan lancar, dilanjutkan pembentukan kabinet cabang oleh ketua terpilih. Dalam bursa konfercab, Rendradi sendiri tidak ikut terlibat sebagai kandidat. Dia merasa sudah cukup makan asam garam selama 15 tahun menjadi pengurus DPC.”Sekarang saatnya menyerahkan tongkat estafet kepada yang lebih muda,” ujarnya.
Di bawah komando Rendradi selama lima tahun terakhir, PDIP Sleman cukup menorehkan prestasi. Yakni, pemenangan pemilihan kepala daerah 2010 hanya dengan satu putaran. Kala itu partai mengusung pasangan Sri Purnomo dan Yuni Satia Rahayu memenangi lebih 35 persen perolehan suara. Pemilihan legislatif 2014, PDIP pun ditah-biskan sebagai jawara setelah meraup lebih dari 144.800 suara, sehingga bisa mendudukkan 12 kader di kursi parlemen. Selain itu, DPC PDIP Sleman berkontribusi besar dalam pemenangan pemilihan presiden tahun lalu. “Itu tiga agenda utama yang bakal kami pertanggung-jawabkan pada Konfercab,” kata Rendradi.
Panitia Konfecab DPC PDIP Sleman Gustan Ganda menam-bahkan, ajang lima tahunan itu bakal diikuti 51 peserta dari Sleman. “Setiap kecamatan kirimkan tiga orang. Ketua, sekretaris, dan bendahara,” katanya. Kepengurusan DPC ditetapkan dalam konfercab, untuk masa tugas lima tahun ke depan. (yog/din/ong)