JOGJA – Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah DIJ mendeklarasikan gerakan Jamaah Lawan Korupsi. Gerakan yang diinisiasi oleh Pimpinan Pusat Pemuda Mu-hammadiyah tersebut, nantinya juga akan membentuk Madrasah Anti Korupsi, dengan melibatkan pergu-ruan tinggi Muhammadiyah.Deklarasi Pemuda Muham-madiyah DIJ Jamaah Lawan Korupsi tersebut dilakukan bersamaan dengan pelantikan pengurus baru Pimpinan Wi-layah Pemuda Muhammadiyah DIJ periode 2014-2018 di Ge-dung Pimpinan Wilayah Mu-hammadiyah Jogja kemarin (19/2).
“Gerakan berjamaah melawan korupsi ini sebagai dukungan terhadap pemerin-tah dan KPK, supaya bisa me-minimalkan bahaya korupsi di negeri ini,” ujar Ketua Pemuda Muhammadiyah DIJ Iwan Se-tiawan.
Menurut dia, deklarasi Gera-kan Jamaah Lawan Korupsi ini juga sebagai respons terhadap para koruptor. Sebagai langkah awal, pihaknya mengajak ker-ja sama dengan kampus-kam-pus yang ada di DIJ untuk mendirikan Madrasah Anti Korupsi. Dalam madrasah ter-sebut, nantinya akan mencetak kader anti korupsi, dengan pemberian materi yang berasal dari ICW serta KPK. “Selain mendukung upaya pemerintah dalam pemberan-tasan korupsi, juga untuk meng-ingatkan internal Muhamma-diyah tentang korupsi,” tandas Iwan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah Dah-nil Anhar Simanjuntak menam-bahkan, dalam upaya pemberan-tasan korupsi di Indonesia, harus dilakukan secara berja-maah. Sebab, para pelaku ko-rupsi dalam menjalankan aksi-nya juga berjamaah.”Untuk itu, melalui Gerakan Jamaah Lawan Korupsi dan Mad-rasah Anti Korupsi, diharapkan bisa menduplikasi aktivis anti korupsi baru,” katanya.
Anhar menambahkan, Pe-muda Muhammadiyah men-dukung langkah pemerintah dalam pemberantasa korupsi. Pihkanya juga berharap semua lembaga penegak hukum yang menangani korupsi, bersikap independen, dan tidak mela-kukan upaya saling sandera antarlembaga. Presidan dan Wakil Presiden juga diminta memperkuat keberadaan KPK. Pihkanya juga mendukung pi-lihan Badrodin Haiti sebagai calon Kapolri sebagai langkah pemulihan situasi. “Pemuda Muhammadiyah akan berada di garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pem-berantasan korupsi,” tegasnya. (pra/jko/ong)