RADAR JOGJA FILE
ADU CEPAT : Meskipun diselenggarakan di Kabupaten Kulonprogo, cabang olahraga sepatu roda dalam Porprov 2015 digelar di Stadion Mandala Krida.
JOGJA – KONI DIJ akhirnya resmi menetapkan jumlah ca-bang olahraga (cabor) dan no-mor yang dipertandongkan dalam ajang Porprov XIII/2015 Kulonprogo pada 19-26 Novem-ber mendatang. Dari cabor-cabor dan nomor-nomor ter-sebut, ada 486 medali emas yang akan diperebutkan,Hal ini ditetapkan melalui ra-pat antara KONI DIJ dan perwa-kilan pengurus pengprov cabor di kompleks Gedung Baru KONI DIJ, GOR Amongraga Rabu (18/2).
Dalam pertemuan tersebut KONI DIJ diwakili Wakil Ketua Umum (Waketum) I dan II, Zaelani dan Mansur MS.Jumlah cabor yang dipertan-dingkan/diperlombakan memang bertambah dari penyelenggar-aan sebelumnya. Pada Porprov kali ini, kontinen Kota Jogja dan kabupeten-kabupaten se-DIJ bakal berjibaku pada 39 cabor. “Ya, total adal 39 cabor yang dipertandingkan dalam Porprov tahun ini. Dengan demikian, jumlah emas yang diperebutkan pun sangat banyak, mencapai 486 medali emas,” kata Zaelani.Rinciannya, sebanyak 239 akan diperebutkan oleh atlet-atlet putra dan 202 diperebutkan at-let putri.
Sedangkan 45 emas lainnya diperebutkan di nomor campuran. Untuk pendaftaran nomor (entry by number) yang diikuti setiap Kontingen Kota maupun kabupaten-kabupaten se-DIJ disepakati berlangsung mulai 23 hingga 30 Mei mendatang. Se-dangkan pendaftaran nama (entry by name) atlet yang akan tampil membela setiap kontin-gen dilaksanakan mulai 8 hing-ga 13 Juni mendatang.Zaelani menyatakan, karena alasan fasilitas, tidak semua ca-bor dipertandingkan di Kulon-progo. Untuk golf misalnya yang akan dipertandingkan di Me-rapi Golf, Cangkringan, Sleman.
Sedangkan futsal dan sepatu roda masing-masih dihelat di GOR Amongraga dan lintasan sepatu roda Mandala Krida.”Seperti saat Porprov di Gunungkidul dulu. Kan tidak semua cabor dipertandingkan disana. Ada yang di Jogja dan Sleman. Saya rasa ini memang hal yang wajar,” tambahnya.Ketua umum KONI DIJ, GB-PH H Prabukusumo menegas-kan, setiap Kota Jogja/Kabu-paten melalui KONI masing-masing wajib mengikutserta-kan atlet pilihannya sebagai Kontingen dalam PORDA XIII DIJ 2015.
Sebab, kegiatan mul-tievent tersebut merupakan tolok ukur hasil pembinaan yang dilaksanakan di setiap Kota dan Kabupaten. “Kalau sampai ada (kontingen) yang absen, ya harus siap me-nanggung risiko. Karena pasti akan dihujat atletnya sendiri dan bahkan menjadi cemoohan kontingen lain,” papar Gusti Prabu. (nes/din/ong)