GUNAWAN/RADAR JOGJA
SELAMATKAN ALAM: Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahydi secara simbolis menanam pohon di Semanu Sabtu (21/2).
GUNUNGKIDUL- Ketua Forum Masyarakat Madani DIJ Waljito mengatakan, sekitar 3.000 hektare lahan DIJ kritis. Tentu saja, ini termasuk wilayah Gunungkidul. Data tersebut diperoleh dari Balai Lingkungan Hidup (BLH).”Untuk itu kami bersama dengan Search And Rescue (SAR) Sena Putra Bantul melaksanakan peng-hijauan di Gunungkidul,” kata Madani di sela peyerahan bantaun penghijauan di Desa Candirejo, Kecamatan Semanu, Sabtu (21/2).
Menurut dia, upaya penghijauan ke depan akan terus digalakkan. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan investor. Sebagai lembaga sosial, Forum Masyarakat Madani terus fokus memperhatikan lingkungan dengan cara meng-galakkan konservasi lingkungan. “Terus kami ajak para inverstor untuk menyisikan keuntungan untuk program penghijauan,” ujarnya.
Ketua SAR Sena Putra Nur Diantoro mengatakan, khusus di Candirejo ditanam 1.500 pohon sengon laut dan 250 pohon buah. Ribuan pohon tersebut ditanam di atas tanah kas Desa Candirejo.Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan terobosan harmonisasi lingkungan oleh para relawan. Dengan begitu relawan tidak hanya fokus kepada panggilan kemanu-siaan tetapi juga pedulian terhadap lingkungan, budaya, dan kearifan lokal. “Selain di Gunungkidul, bulan kemarin kami juga menggelar kegiatan serupa di Dlingo Bantul dengan menanam 12.500 pohon yang sama,” terangnya.
Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi yang hadir dalam kesempatan ini menyambut baik program tersebut. Menurut dia, tanaman sengon dan buah tepat jika ditanam di daerahnya. Tanaman keras selain berumur pendek juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. “Konsep tanaman yang dipilih bagus, sengon merupakan tanaman jangka pendek dan buah cocok ditanam dilingkungan perumahan. Bisa digunakan untuk pengganti tanaman jati,” kata Immawan. (gun/din/ong)