GUNUNGKIDUL – Para pega-wai negeri sipil (PNS) yang ingin maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) diwa-jibkan mundur. Bukan hanya sekadar mundur sementara tapi definitif atau pensiun. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua KPU Kabupaten Gunungkidul M Zainuri Ikhsan.”Tahapan pilkada akan se-gera dimulai. Bagi PNS yang maju dalam pilkada segera mengurus surat pengunduran diri dari jabatan PNS,” kata Zainuri, kemarin (24/2).
Dia menjelaskan, jika UU Pil-kada disahkan oleh pejabat ne-gara, maka secepatnya penyel-enggara pemilu mulai melaku-kan tahapan pemilihan. Tahapan awal adalah sosialisasi, kemu-dian disusul pendaftaran bakal calon (balon) bupati.”Kami perkirakan, pendaftaran balon bupati mulai dibuka an-tara bulan Maret-April dan Mei. Jadi, PNS yang ikut pilkada jika pensiun lebih cepat lebih baik, karena memang aturan mengi-kat seperti itu,” tegasnya.
Selain konsentrasi pada PNS yang maju pilkada, pihaknya juga tengah berkomunikasi dengan dinas kependudukan dan pen-catatan sipil (disdukcapil). Itu kaitannya dengan calon pero-rangan (independen). Kepada pejabat terkait, KPU meminta data penduduk dukungan calon independen.”Jadi, untuk menjadi calon bupati independen harus me-menuhi sekian persen dari total jumlah penduduk,” terangnya.
Mengenai persiapan anggaran, Zainuri mengaku sudah berkomun-kasi dengan Sekda Gunungkidul Budi Martono. Menurutnya hal itu mendesak dibicarakan, lantaran wilayahnya termasuk salah satu kabupaten yang masuk dalam ang-katan pertama pilkada serentak”Pilkada serentak tahap pertama diikuti 204 daerah. Direncanakan pemungutan suara berlangsung pada bulan Desember,” ungkapnya.
Kembali ke calon independen, kata Zainuri, saat ini sudah ada empat balon bupati yang mengaju-kan surat pendaftaran. Melalui tim sukses, mereka mengambil blangko untuk diisi guna me-menuhi persyaratan balon bu-pati independen. “Kemarin ada tambahan satu pendaftar. Jadi jumlah saat ini ada empat pendaf-tar,” ucapnya.Mengenai persyaratan pendidikan bagi balon bupati, dia menjelaskan bahwa aturan baru menyebut mi-nimal berpendidikan SLTA. Lalu untuk batas usia balon bupati minimal 25 tahun. (gun/ila/ong)