MAGELANG – Wali Kota Sigit Widyonindito menegaskan dirinya bakal maju lagi dalam ajang Pe-milihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Ini ditegaskan saat momen peresmian proyek-proyek 2014.Selain itu, Sigit Widyonindito juga memamerkan beberapa prestasi yang berhasil dibuatnya. Mulai penghargaan yang diraih Kota Magelang hingga keberadaan taksi di kota yang hanya memiliki luas sekitar 18 kilometer persegi (Km2) tersebut. Di akhir pernya-taannya, Sigit mengulangi lagi mengenai keinginannya me mimpin Kota Magelang lagi
“Saya siap mencalonkan dan siap memimpin lima tahun ke depan untuk menciptakan Kota Magelang yang modern dan aga-mais,” tegas Sigit di hadapan tamu undangan saat peresmian proyek-proyek 2014, kemarin (24/2).Peresmian proyek-proyek ter-sebut sekaligus pemberian nama Stadion Madya yang berada di Kampung Sanden Kramat Utara menjadi Stadion Dr H Moch Subroto. Hadir di sini, selain pejabat Pemkot Magelang dan Muspida Plus, juga anggota DPRD Kota Magelang.
Tidak hanya itu, hadir pula keluarga Moch Sub-roto, mantan pejabat Pemkot Magelang hingga mantan ang-gota DPRD Kota Magelang. Ter-masuk kalangan pengusaha, pengurus KONI Kota Magelang, pengusaha jasa kontruksi dan lainnya.”Saya, Pak Wakil (Wakil Wali Kota Joko Prasetyo), Pak Eddy Sutrisno dan lainnya sudah daf-tar dalam rangka ikut men-calonkan jadi bakal calon Wali Kota Magelang, periode 2015-2020. Saya tidak tahu nanti siapa yang akan diberi rekomendasi,” ungkapnya.
Seperti diketahui, pasca pensiun dari PNS pada akhir Desember 2014, Sigit Widyonindito menga-jukan diri menjadi anggota PDIP Kota Magelang. Kemudian, ia juga mengajukan diri menjadi bakal calon wali kota bersama empat orang lainnya. Yakni Eddi Sutrisno (Pemilik RS Les-tari Rahardja), Heri Wibowo (Direktur PDAM), Gatot Wijo-narko (Pengurus DPC PDIP Kota Magelang), dan Joko Pra-setyoyang saat ini menjabat Wakil Wali Kota Magelang (Wa-wali). Saat ini, proses penjaringan di tingkat DPC telah dikirim ke DPP PDIP. Dalam proses ter-sebut, juga mendaftar sembilan orang untuk menjadi bakal calon wakil wali kota. Yakni, Edi Pur-nomo, Lie Anto Saputro, Wi lujeng Isnoniati, Setyo Raharjo, Stin Sahyutri, Budi Prayitno, Win-darti, Suharyanta, dan Wing Mahareny.
Sejauh ini, DPP PDIP belum mengeluarkan rekomen-dasi.”Serahkan sepenuhnya ke-pada DPP. Nanti tergantung siapa,” kata Sigit mengulang.Sigit tidak lupa memamerkan beberapa deret prestasi yang telah diraih selama kepemim-pinannya. Di antaranya, Kota Layak Anak, Parahita Utama, Pranghipta Utama, Manggala Kencana, Adipura Kencana, dan Wahana Tata Nugraha. Termasuk prestasi yang bakal diraih. Se-perti penghargaan juara kedua tingkat nasional penataan PKL pengelolaan bank sampah.
Yang menarik, ia menyebut kebe radaan taksi di Kota Magelang sebagai sebuah prestasi.”Satu kebanggaan buat kita semua, karena Kota Magelang sudah punya taksi,” tegasnya.Klaim soal taksi langsung mendapat kecaman kalangan LSM yang hadir dan berada di bagian belakang.”Iya, gara-gara ada taksi, angkutan kota jadi sepi. Sungguh kasihan nasib para kru angkutan kota, hidup mereka jadi sulit. Termasuk para pengusaha angkutan kota,” sindir Koordinator LSM Maskot Suharto. (dem/hes/ong)