ADIDAYA PERDANA/RADAR JOGJA
UNJUK GIGI: Pelaksanaan Popda Kabupaten Magelang, ada 13 cabor yang dipertandingkan. Salah satunya olahraga bela diri taekwondo.
MUNGKID – Sebanyak 5 ribu -6 ribu siswa mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kabupaten Magelang. Mereka berasal dari sekolah dasar (SD) hingga sekolah me-nengah atas (SMA) di Kabupaten Magelang.Ada 13 cabang olahraga (cabor) yang di-pertandingkan. Ke-13 cabor tersebut dilom-bakan di 13 lokasi berbeda dan tersebar di Kabupaten Magelang
“Kegiatan ini dimulai dari 24 – 26 Februari besok (hari ini),” kata Kepala Seksi Olahraga Pre-stasi dan Rekreasi, Dinas Pen-didikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Magelang Tito Lestiyanto kemarin (25/2).
Tito menjelaskan, sistem se-leksi para peserta Popda mulai dari tingkat kecamatan, kawe-danan, dan kabupaten. Ini ber-laku bagi peserta beregu.Sedangkan peserta perseo-rangan di tingkat SD juga mela-lui tahapan itu, karena per-timbangan jumlah.”Sedangkan perorangan di tingkat SMP dan SMA bisa lang-sung kabupaten,” urainya.Pada Popda tahun lalu, SD Ke-camatan Mertoyudan terpilih menjadi juara umum. Sedangkan di tingkat sekolah menengah per-tama (SMP) terpilih SMPN 1 Mung-kid dan tingkat sekolah menengah atas (SMA) yang terpilih adalah SMA Taruna Nusantara.Tahun ini, sejumlah cabang olahraga pelajar digadang- ga-dang menyumbang medali bagi Kabupaten Magelang. Ter-utama di tingkat Provinsi Jawa Tengah melalui Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Beberapa cabor pelajar tersebut, di antaranya bola voli, taekwondo, sepak takraw, dan sepak bola.”Cabang-cabang tersebut jadi unggulan dan andalan di tingkat pelajar. Kami harapkan tahun ini bisa menyumbang medali bagi Kabupaten Magelang se-perti tahun lalu,” jelasnya.Ia mengatakan, para pelajar yang akan dikirim dalam Por-prov Jateng lebih dulu diselek-si di tingkat kabupaten melalui Popda. Tidak hanya itu, pelajar yang berprestasi akan dimasuk-kan ke KONI.”Ikut lomba olahraga daerah Dulongmas atau Kedu, Pe-kalongan, dan Banyumas,” katanya. (ady/hes/ong)