JOGJA – Sebagai bentuk eksis-tensinya di dunia internasional, UGM mengirimkan lima maha-siswanya untuk adu gagasan dengan pemuda se-Asia pada forum Ma-ke A Difference (MaD) Forum di Hongkong. Mereka adalah Eka Cahyaningrum, Didit Setyo Pamu-ji, Hibran Sabila Maksum, Ayu Ashari Achmad, dan Clara.Forum tersebut, merupakan acara kreatif untuk menginspi-rasi, dan memberdayakan pe-muda dari seluruh Asia men-jadi seorang yang positif, dan mampu mengubah keadaan ekonomi, sosial dan lingkungan.
“Kami beradu dengan 1.300 pemuda-pemudi se-Asia, se-perti Jepang, India, Singapura, Korea, Kamboja dan Indonesia sendiri,” kata Eka Cahyaningrum.Didit Setyo Pamuji menambahkan beberapa rangkaian acara MaD 2015, antara lain Explore Alterna-tive in Everyday Life, Trip to wetland in Nam Sang Wai dan The Trail: Island is Where we Meet. Selain itu, ada aktivitas lain yang dapat bebas diikuti, seperti Free Market dan Ripple Forum.
Free market, adalah sebuah tempat pertukaran, se-hingga tiap peserta dapat bertukar pengalaman, cerita, atau bahkan barang dengan berbagai hal yang ditawarkan peserta lainnya.Dalam kesempatan ini, dele-gasi Indonesia membuka stand dan memperkenalkan kain tenun, batik, dan makanan khas Indo-nesia, seperti ampyang, amplang dan bakpia. (mar/jko/ong)