UNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
BENTOR: Penarik becak motor melintas di kawasan Malioboro, Jogjakarta, beberapa waktu lalu.
JOGJA – Jajaran Satlantas Polresta Jogja melakukan penertiban terhadap becak ber-motor (bentor) di wilayah Kota Jogja. Dari kegiatan itu dinyatakan empat unit bentor melakukan pelanggaran berupa surat-surat kendaraan.Kasat Lantas Polresta Jogja Kompol Sugi-yanta mengatakan, penertiban bentor di wilayah hukum Polresta Jogja bertujuan un-tuk memberikan edukasi kepada pengguna bentor bahwa kendaraan ini menyalahi atu-ran.
Jika dilihat dari surat-surat kendaraan-nya pun, bentor sudah menyalahi aturan, Sehingga hal itu perlu dilakukan penertiban.”Dari surat-surat kendaraannya kan sudah jelas, itu menyalahi aturan. Nah kita tertib-kan bentor sekaligus kita manfaatkan sosia-lisasi kepada pemilik bentor,” kata Sugiyan-ta (24/2).
keberadaan bentor di Kota Jogja cukup menjadi pro dan kontra. Mereka yang me-miliki bentor bahkan berulang kali meny-ampaikan protes ke beberapa pihak agar bentor tidak di razia. Mereka juga pernah mengadu ke DPRD DIJ agar mereka tetap bisa beroperasi di Jogja.Terakhir kali, pengemudi bentor melakukan aksi demo di DPRD DIJ pada penghujung tahun lalu. Bahkan dalam aksi itu para penge-mudi ini membawa anak dan istrinya.
Aksi itu merupakan buntut atas di razianya bentor. Dalam perkembangannya saat ini, pihak kepolisian bertindak sesuai payung hukum. Jika keberadaan mereka berpotensi men-jadi kesemrawutan di Kota Jogja, tentu upaya pendekatan secara persuasif akan terus dila-kukan. “Pada prinsipnya kami melangkah tidak lepas dari aturan yang ada,” tegasnya.Adapun penertiban bentor yang dilakukan jajaran Satlantas Polresta Jogja menyasar di beberapa titik. Pihaknya akan terus melakukan upaya penertiban dengan berbagai pendeka-tan terhadap pengemudi bentor yang berope-rasi di wilayah Kota Jogja. (fid/laz/ong)