MAGELANG – Kota Magelang mendadak ramai membicarakan akun Jideng Kecil. Postingan akun ini mendadak jadi pem-bicaraan yang hangat di jejaring sosial Facebook (FB), sejak Rabu malam (25/2). Para pengguna media sosial menilai, postingan akun Jideng Kecil menghina warga Kota Magelang. Reaksi keras muncul dari netizen, terutama mereka yang berasal dari Magelang.Saat itu, akun Jideng menulis status di grup publik “jual beli hp kota magelang” dengan umpatan dan kata-kata jorok dan menghina Kota Magelang. Bahkan, status tersebut juga menilai, Kota Magelang tidak layak menjadi Kota Sejuta Bunga. “Mgl kota pelacu*, ojo mgl kota bunga,” tulis akun tersebut.
Tak hanya itu, kelanjutan tulisan status di grup publik ini juga terdapat kata-kata tidak senonoh. Intinya, mencela Kota Magelang. Hal ini sontak menimbulkan reaksi keras terhadap pengguna Facebook. Terutama warga Magelang sendiri.Seorang pengguna Facebook, Prasetya mengaku sempat menjalankan obrolan di media sosial dengan pengguna akun Jeding Kecil
Bahkan, ia mengaku sempat diancam oleh akun tersebut. “Lalu saya screenshot, takutnya kalau dia (pelaku) menghapus statusnya. Dan ternyata benar, selang beberapa saat status itu sudah dihapus. Saya coba sha-re lagi ke grup supaya masyara-kat Magelang tahu ada orang yang menghina ini,” ungkap Prasetya, ditemui di Alun-alun Kota Magelang, kemarin siang (26/2).Postingan status FB yang ke-beradaannya belum diketahui secara pasti ini mendapat beragam komentar pedas. Be-tapa tidak, status Jeding Kecil membuat banyak orang Magelang tersinggung dan mencaci maki serta menjadikan akun tersebut sebagai objek bully.Informasi tentang postingan screenshot status Jideng Kecil di grup jual hp kota magelang, oleh akun Prasetyo Prend Sembuh masih terus mendapat tambahan hingga ratusan komentar.
Tidak sedikit, pengguna FB hendak mencari pria yang diduga mem-posting status itu agar memper-tanggungjawabkan perbuatan-nya.Ada yang mengusulkan untuk membawa ke ranah hukum., tidak sedikit yang minta men-cari kejelasan terlebih dahulu siapa pelakunya. Sebab, tidak menutup kemungkinan status tersebut dibuat orang lain, bukan pemilik akun yang bersangkutan.
Hingga kini, kebenaran ter-kait status itu dibuat oleh Jideng Kecil masih jadi tanda tanya. Bisa jadi, dia menuliskannya. Tidak menutup kemungkinan ada yang sengaja memalsukan atau membajak akun FB tersebut.Beberapa orang yang tidak terima dengan postingan itu meminta penjelasan dari pe-rempuan yang fotonya ter-pampang dalam akun Fb Jideng Kecil. Perempuan bernama Susi Eka Sanjaya, 19, warga Pi-rikan, Kalikecis, Mertoyudan itu akhirnya melaporkan kasus ter-sebut ke Polres Magelang Kota.Didampingi orang tuanya, Susi mengaku ia adalah pacar Fandy, pemilik akun Jideng Ke-cil. Namun, sejak beberapa bu-lan yang lalu, FB milik pacarnya itu sudah di-hack (dibajak).”Saya tidak pernah menulis postingan itu. Hanya Desember 2014, handphone saya jual ke teman laki-laki. Tetapi lupa am-bil memory card. Pas mau diam-bil lagi katanya tidak bisa,” tu-turnya.
Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mengarahkan pada Susi dan orangtuanya untuk melaporkan kasus ini ke Polsek Mertoyudan, Kabupaten Mage-lang. Petugas menilai, indikasi kasus itu muncul dari tempat kejadian perkara yang berada di wilayah hukum Polres Mage-lang.”Ini biar mudah dan efektif, kami arahkan ke Polres Magelang. Tapi tetap kami (Polres Magelang Kota) akan koordinasi intens dengan Polres Kabupaten. Kalau ada perkembangan kami ka-bari,” tegas salah satu petugas. (dem/hes/ong)