GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
RAZIA KENDARAAN: Petugas Dishub Kota Jogja saat merazia kendaraan di Jalan HOS Cokroaminoto Jogja kemarin (26/2).
JOGJA – Guna menjamin kese-lamatan berlalu lintas, dan mene-kan angka kecelakaan yang di-akibatkan kendaraan yang tidak layak, Dinas Perhubungan (Dis-hub) Kota Jogja bekerja sama dengan Polresta Jogja mulai meng gencarkan operasi. Razia di gelar di pintu-pintu masuk Kota Jogja, seperti di Wirobrajan atau Jalan Sugeng Jeroni, dan Ja-lan HOS Cokroaminoto Jogja. Kepala Bidang Pengendalian Operasi dan Bimbingan Kese-lamatan Dishub Kota Jogja Sugeng Sa nyoto mengatakan, operasi akan rutin digelar hingga enam kali setiap bulannya. “Kami si-nyalir kawasan tersebut yang banyak dilewati kendaraan ang-kutan penumpang dan barang,” terangnya.Dalam operasi gabungan di Jalan HOS Cokroaminoto Jogja kemarin (26/2), ditemukan ken-daraan yang tidak memperba-harui kir kendaraan, serta penge-mudi yang tidak melengkapi surat kendaraan dan SIM
Dari sekitar 50 kendaraan ang-kutan penumpang dan barang yang diperiksa, terdapat lima kendaraan yang melanggar Undang-Undang Nomor 22 Ta-hun 2009 tentang lalu lintas. Selain tidak memperbaharui surat kir, juga terdapat kendar-aan yang mengangkut muatan melebihi dimensi kendaraan dan membahayakan keselamatan lalu lintas. “Pengecekan kir dila-kukan tiap enam bulan sekali, untuk menjamin kelayakan ken-daraan. Tapi ini ditemukan ken-daran yang kir nya sudah keda-luarsa,” kata Sugeng Sanyoto.Lebih jauh dikatakan, jika diban-dingkan periode yang sama tahun lalu, jumlah pelanggaran sudah mulai menurun. Hal itu menunjuk-kan bahwa kesadaran pemilik dan pengemudi makin meningkat. “Operasi seperti ini akan terus kami gelar untuk memastikan kelayakan kendaraan di jalan,” terangnya.Selain pelanggaran kendaraan yang tidak mempebaharui kir, terdapat pula pengemudi yang tidak membawa kelengkapan surat, STNK dan SIM. Untuk para pengendara tersebut, nanti-nya akan diproses oleh petugas dari Polresta Jogja. “Semua ken-daraan yang melanggar, terma-suk yang tidak dilengkapi SIM dan STNK, kami tilang dan akan disidangkan minggu depan,” ujar Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Dishub Kota Jogja Tri Winarko. (pra/jko/ong)