FRIETQI SURYAWAN/RADAR JOGJA
PORAK PORANDA: Kota Magelang dibuat lumpuh oleh hujan lebat dan angin ribut, kemarin sore (26/2). Puluhan pohon hingga media promo luar ruang bertumbangan.
MAGELANG – Hujan lebat disertai angin kencang (lesus) melanda Kota Magelang kemarin sore (26/2). Dampaknya, puluhan pohon hingga media promo luar ruang tumbang. Jalanan sempat dibuat macet, karena banyaknya pohon dan ranting yang menghalangi jalan. Beruntung, tidak ada yang meninggal dunia dalam peristiwa tersebut. Data sementara ada dua korban luka-luka.Korban bernama Bambang Triono, 36, warga asal Paten Gunung Rejowinangun Selatan Magelang Selatan. Ia menderita luka pada bagian kepala hingga keluar darah dari hidung dan telinga, setelah salah satu pohon di Jalan Pemuda tumbang. Korban langsung dibawa ke RSU Tidar Kota Magelang untuk penanganan lebih lanjut
Sedangkan korban lainnya, Sri Handoyo Bekti, 34, warga asal Mantenan, Candimulyo, Kabu-paten Magelang. Ia menderita luka-luka ringan setelah terkena pohon tumbang di Nambangan, Kelurahan Rejowinangun Utara, Magelang Tengah.”Korban yang kejatuhan ranting di Jalan Pemuda sempat ping san. Oleh warga langsung dibawa ke rumah sakit. Beberapa motor juga ringsek, akibat pohon tumbang,” kata Louis Lazuardy, 29, salah satu pengguna jalan, kemarin (26/2).
Satu baliho di Jalan A Yani, tepatnya di persimpangan CPM roboh akibat tidak kuat menahan tiupan angin kencang. Bripka Samsudin, salah satu anggota Polres Magelang Kota melihat kejadian ambruknya baliho besar di simpang CPM tersebut. Melihat baliho yang ambruk, Samsudin sempat ke-takutan. Karena ada satu baliho besar lagi di samping pos jaga yang saat itu ia tempati bersama rekan.”Hujan sangat deras disertai angin kencang. Tidak lama baliho ambruk, tepat di pinggir pos polisi. Persis di samping pos ada baliho yang juga sempat miring terkena angin. Agak ngeri juga melihatnya kalau sampai ambruk juga,” ungkapnya.
Dari penglihatannya, robohnya baliho sempat mengenai satu mobil yang melintas dengan kondisi agak penyok di bagian depan. Beruntung mobil bisa menghindar dan mampu me-laju kembali meneruskan per-jalanan.Sementara, sejumlah pohon di ruas-ruas jalan protokol tumbang. Antara lain di Jalan Pemuda (Pe-cinan), Jalan Tidar, Jalan Ten-taraPelajar, Jalan Diponegoro, Jalan Jenggolo, Jalan Daha, dan lainnya. Sejumlah petugas dari Polres Magelang Kota turun ke jalan mengatur lalu lintas yang sempat macet, karena terhalang pohon tumbang dan ranting patah serta listrik padam.
Sementara anggota TNI dari Kodim 0705/Magelang juga ikut turun ke jalan membantu petugas DKPT dan DPU Kota Magelang membersihkan ruas jalan yang dipenuhi patahan ranting pohon. Wali Kota Magelang Sigit Wi-dyonindito turun langsung me-nangani bencana alam tersebut. Ia terlihat bersama Kepala DPU Deddy Eko Sumarwanto dan Kepala Satpol PP Retno Rini Sa-riningrum di depan Skylight Plaza Jalan Tentara Pelajar tengah mengatur penanganan bencana. Sigit menegaskan, saat ini pi-haknya tengah fokus dengan upaya sendi-sendi kehidupan bisa normal kembali.
Terutama dengan banyaknya pohon dan ranting patah yang menghalangi jalan. Juga iklan media ruang yang tumbang serta kabel telepon maupun listrik yang putus.”Kami fokus agar layanan masyarakat bisa segara berjalan normal. Jalan-jalan agar lancar lagi. Kami kerahkan beberapa personel yang ada di DPU, Kes-banglinmas, Satpol PP, dan lain-nya,” katanya.Deddy Eko Sumarwanto me-nambahkan, pihak DPU menge-rahkan semua kekuatan yang ada. Dari mulai personel, armada, peralatan, hingga mobil pe madam kebakaran.”Kami tadi juga sampai bawa zenzho (gergaji mesin) untuk tangani pohon dan ranting yang menganggu jalan. Kami ingin semua segera kembali normal,” tegasnya. (dem/hes/ong)