Pelaku-Kasus-Penyekapan-dan-Penyiksaan
ZAKKI MUBAROK/RADAR JOGJA

TEGAS: Kasat Reskrim polres Bantul AKP Kasim Akbar Bantilan menunjukkan foto dan biodata para pelaku kasus penyekapan dan penganiayaan yang kini masih buron.
BANTUL – Polres Bantul akhirnya merilis foto dan biodata tiga tersangka pelaku penyekapan dan penyiksaan terhadap Laras Aprilia Arisandi, 18, yang sampai saat ini masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Kasat Reskrim polres Bantul AKP Kasim Akbar Bantilan mengatakan, sebenarnya ada empat pelaku yang masih buron. Hanya saja, satu di antaranya masih di bawah umur. Sehingga foto dan biodata pelaku yang juga masih berstatus sebagai pelajar ini tidak ikut dipublikasikan. “Untuk pelaku dengan inisial Rs masih di bawah umur,” terang Akbar di Mapolres Bantul, kemarin (26/2).
Ketiga pelaku yang dirilis foto dan biodatanya adalah Dena Titi Ratih. Dia diduga sebagai dalang kasus penyekapan dan penyiksaan terhadap siswi SMA Budi Luhur, Kota Jogja. Lalu, Putri Diandra yang tercatat masih sebagai pelajar SMA, dan Candra Krisnamukti yang tidak lain adalah kekasih Ratih.Foto dan biodata ketiga pelaku ini akan dipasang di sejumlah titik strategis dan dipublis di berbagai media sosial. Ini dengan tujuan untuk mempersempit ruang gerak mereka. “Kami juga meminta kepada masyarakat segera melapor kepada kami jika ada yang mengetahui para pelaku ini,” ujarnya.
Apakah kepolisian kesulitan menelusuri keberadaan mereka? Akbar berkilah tidak mengalami kesulitan yang berarti. Hanya saja, informasi tentang keberadaan empat orang ini memang sudah buntu. Berulang kali petugas menggali informasi keberadaan empat pelaku ini kepada keluarga dan kerabat mereka. Tetapi, hasilnya selalu nihil. “Ter-masuk orang dekat pelaku,” jelasnya.
Selain memburu keempat pelaku ini, kepolisian juga fokus menyelesaikan berkas tersangka yang sudah berhasil diamankan. Hari ini rencananya berkas Nk akan di-limpahkan ke kejaksaan negeri Bantul. “Yang lain masih proses,” tambahnya.Namun demikian, Akbar memastikan berkas empat tersangka lainnya rampung. “Tidak perlu menunggu pelaku lain tertangkap,” tandasnya.Laras Aprilia Arisandi disekap dan disiksa oleh para pelaku di sebuah kost-kost-an di Pedukuhan Saman, Bangungharjo, Sewon Pada Kamis (12/2) lalu. (zam/din/ong)