HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
SIAGA: Anggota kepolisian selalu siaga saat mengamankan aksi demonstrasi maupun pelaksanaan konsultasi publik yang diadakan di sejumlah desa dan kecamatan di Kulonprogo.
KULONPROGO – Rencana pem-bangunan bandara baru di Temon mendapat perhatian khusus dari Kapolda DIJ Brigjen Oerip Subagyo. Ia menyatakan akan mengerahkan pasukan lebih banyak untuk mendukung pengamanan megaproyek tersebut. “Prinsipnya, pengamanan optimal dilakukan agar semua tahapan dalam proyek tersebut berjalan lancar. Caranya ya kerahkan pasukan lebih banyak,” terang Brigjen Oerip, saat berkunjung ke Mapolres Kulonprogo, kemarin (27/2).Brigjen Oerip mengungkapkan, kunjungannya kali ini merupakan cek rutin terkait pengamanan proyek bandara baru di Kulonprogo. Terlebih beberapa kali tahapan konsultasi publik dan proses pemasangan koordinat patok bandara menimbulkan konsentrasi massa warga yang menolak bandara.”Meningkatkan komunikasi dengan warga yang terdampak rencana pembangunan bandara juga menjadi faktor yang tak kalah penting. Sehingga potensi terjadinya tindak pelanggaran hukum dapat diminimalisasi,” ungkapnya.
Menurut Brigjen Oerip, apa yang dilakukan kali ini juga menjadi salah satu bagian koordinasi internal. Kapolda beserta jajarannya melakukan rapat bersama Kapolres Kulonprogo AKBP Yulianto, dan para Kapolsek se-Kulonprogo.”Hari ini saya cek rutin, perhatian khusus soal pengamanan bandara. Sampai saat ini kan masih tahap konsultasi publik,” katanya.Terkait kasus hukum atas penyegelan Balai Desa Glagah yang melibatkan tokoh WTT, dia menyatakan prosesnya tetap berlanjut. Saat ini bahkan berkas-berkas telah diteruskan ke kejaksaan. “Kami akan tetap menerapkan peng-amanan tertutup. Kecuali jika terjadi hal-hal lain bersifat urgen maka akan dilakukan pengamanan terbuka,” terangnya.Sementara itu, Kapolres Kulonprogo AKBP Yulianto menyatakan hal senada, Polres Kulonprogo melakukan pengama-nan tahapan bandara secara maksimal. Seluruh kekuatan personelnya juga siap turun lapangan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. “Tidak terkecuali, pasukan brimob pun siap jika diperlukan,” ucapnya. (tom/ila/ong)