JOGJA – Rencana Kementerian Pendaya-gunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN – RB) untuk mengang-kat honorer K-2 menjadi PNS, tidak direspons Pemprov DIJ. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIJ enggan melaksanakan rencana tes untuk CPNS K-2 ini.Kepala BKD DIJ Agus Supriyanto menga-kui, Pemprov DIJ masih memiliki honorer K-2 yang cukup banyak. Jumlahnya men-capai 60-an dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD)
“Tapi mengangkat mereka menjadi PNS juga sulit. Karena kendala berbagai hal,” jelas Agus akhir pekan lalu.Ia mengatakan, sebagian besar honorer K-2 di Pemprov DIJ su-dah tak memenuhi syarat untuk mengikuti tes CPNS. Sebab, usia mayoritas dari 60 honorer K-2 ini di atas 35 tahun. Padahal, sesuai syarat yang berlaku, ho-norer K-2 maksimal berusia 35 tahun.”Usia mereka mayoritas di atas 35 tahun, sehingga sudah tidak mungkin menjadi PNS,” sesalnya. Agus mengungkapkan, selain faktor usia, rata-rata honorer K-2 di Pemprov DIJ lebih suka me-nerima apa adanya. “Aku wis takon, ngopo. Jawabane, koyo ngene wae wis seneng (Saya su-dah tanya ke mereka, jawaban-nya seperti sekarang ini sudah senang, Red),” jelasnya.
Dia mengungkapkan, lama-lama honorer K-2 di lingkungan Pemprov DIJ habis dengan sendirinya karena pensiun. Apalagi dari catatan BKD DIJ, jumlah honorer K-2 yang akan pensiun tahun ini berjumlah 20 orang. “Jadi yang tersisa tinggal 40-an. Tahun-tahun berikutnya juga memasuki pensiun sehingga bebas K-2,” paparnya. Seperti diketahui, Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi mengung-kapkan akan memberi kesem-patan sekali lagi tes pengangka-tan PNS dari tenaga honorer kategori dua (K-2). Yuddy menga-ku, pihaknya tengah menyusun jadwal tes pengangkatan hono-rer K-2. Kemen PAN-RB, akan memberikan kesempatan se-kali lagi berupa tes terakhir.
Dia berharap, kesempatan itu bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya seperti mempersiapkan diri untuk mengikuti tes PNS. Dia mengakui, ada kemungkinan mereka tidak lulus tes karena berbagai sebab, seperti belajar-nya belum pas atau kondisi fisik sedang sakit.Yuddy mengungkapkan, jum-lah formasi untuk pengangkatan PNS dari tenaga honorer K-2 diserahkan ke kepada daerah masing-masing. Pada tahun ini pengangkatan PNS dari tenaga honorer K-2 harus selesai tahun 2015. (eri/laz/ong)