SETIAKY/RADAR JOGJA
PERTAHANKAN TRADISI: Cucu Sultan HB X dari pasangan GKR Bendoro (Jeng Reni) dengan KPH Yudanegara, R.Aj Nisaka Irdina Yudanegara, saat menjalani tradisi Tedhak Siten di Keraton Kilen, Keraton Jogja, kemarin (1/3).
JOGJA – Cucu keempat raja Keraton Jogja Sultan Hamengku Buwono X yang mulai bisa berjalan, kemarin (1/3) menjalani tradisi Tedhak Siten. Cucu Sultan dari pasangan GKR Bendo-ro (Jeng Reni) dengan KPH Yudanegara, R.Aj (Raden Ajeng) Nisaka Irdina Yudanegara men-jalani tradisi di Keraton Kilen, Keraton Jogja
Nisaka yang belum genap se-tahun ini mengikuti beragam tahapan dan diawai dengan menginjak jadah dan tanah. Ia kemudian harus melewati tang-ga dan masuk ke dalam kurung-an (sangkar). Di dalam sangkar terdapat berbagai pilihan mainan seperti buku dengan pulpen, selendang, boneka, stetoskop, pesawat terbang, dan lain-lain. Barang yang diambil menggam-barkan masa depan atau cita-cita sang bayi.
Setelah di dalam sangkar, cucu perempuan Sultan ini memilih buku beserta pulpen, alat per-mainan dokter stetoskop, dan garpu. Setelah itu, ia dibawa keluar lalu dimandikan. Nisaka kemudian menjalani prosesi menyeret pisang raja dan mem-bawa ayam panggang.Selain menangis, cucu Sultan HB X juga bertingkah lucu. Rupanya ia suka menari, sehingga sering-kali menunjukkan gaya menarinya. Sultan mengatakan, tradisi sema-cam ini terus terjaga di lingkungan keraton.
Menurutnya, bagaima-napun orang tua, kakek dan nen-ek, harus mendoakan agar anak bisa menjadi pandai, berguna bagi bangsa dan negara. “Tradisi ini merupakan pro-sesi kehidupan awal sampai kehidupan akhir. Dia menda-patkan tantangan berjalan se-perti disimbolkan melewati tangga. Di dalam kurungan ada macam-macam pilihan seperti dalam kehidupan yang banyak pilihan,” kata Sultan didampingi permaisuri GKR Hemas.Sang ibu, GKR Bendoro, ber-harap anaknya menjadi orang yang selalu tajam hati, pikir dan batin. Eyangnya selalu berpesan agar menjadi orang Jawa yang selalu ingat asal-usulnya. Cucu Sultan ini memang sudah dia-jari menari dan cepat menang-kapnya. (sky/laz/ong)