RADAR JOGJA FILE
BERTARUH NYAWA: Petugas SAR mempertaruhkan nyawanya dalam menjalankan tugasnya. Hanya saja apresiasi untuk mereka tidak terlalu besar, terbukti dengan honor yang belum juga dibayarkan.
GUNUNGKIDUL – Nasib baik belum berpihak kepada anggota SAR Gunungkidul. Sejak tahun lalu hingga sekarang, honor mereka selalu ngadat. Alhasil, karena kebutuhan perut tidak bisa ditawar, regu penyelamat tersebut me-mohon kepada pemerintah supaya honor segera dicairkan.Hingga sekarang, sebanyak 83 anggota SAR Linmas yang selama ini bertugas di sepanjang Pantai Selatan, selama tiga bulan di tahun 2015 belum menerima honor sepeserpun. “Karena kami juga menanggung anak istri, mohon honor segera dicairkan,” kata Sekretaris Koordinator Wilayah (Korwil) II SAR Pantai Baron Surisdiyanto usai meng-hadiri rapat gabungan SKPD di Bangsal Sewokoprojo Wonosari, kemarin (2/3).
Surisdiyanto berharap, masalah seretnya pencairan honor di 2015 tidak terjadi lagi sebagai-mana 2014. Karena, menurut Surisdiyanto, honor untuk SAR sebenarnya diterimakan setiap bulan. “Tetapi pada 2014 dan tahun 2015, honor kami terima selalu terlambat. Terkadang tiga bulan baru diterima. Kami mohon masalah itu tidak terjadi lagi. Meskipun tahun ini selama tiga bulan juga belum menerima honor,” sesalnya.
Menurutnya, di tahun 2014 lalu jumlah anggota SAR di Korwil I dan Korwil II yang berhak menerima honor sebanyak 73 anggota, masing-masing men-dapatkan honor Rp 250.000 per bulan. Tetapi di tahun 2015 ini ada informasi jumlah honor naik menjadi Rp 300.000 pe bulan untuk 85 anggota. “Tetapi ke-nyataannya, kami belum tahu karena honor juga belum kami terima,” ucapnya.Menanggapi permasalahan itu, Kasubag TU Satpol PP Gunung-kidul Sri Yudho Pramono akan berusaha mencairkan hak bagi anggota SAR Linmas berupa honor. (gun/ila/ong)