Hanya Butuhkan Waktu Lima Hari

BANTUL – Berkas perkara Nk, salah satu pelaku penyekapan dan penyiksaan terhadap Laras Aprilia Arisandi, 18, telah di-limpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Bantul minggu lalu. Proses persidangan remaja putri yang masih duduk di bangku SMA ini pun tidak akan lama lagi digelar. Namun demikian, proses per-sidangan salah satu tersangka yang masih di bawah umur ini diperkirakan hanya mem-butuhkan waktu lima hari. “Karena masih di bawah umur penanganannya kita mengacu dengan Undang-Undang No. 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak,” terang Kapolres Bantul AKBP Surawan di kantornya, kemarin (2/3).
Meskipun begitu, tegas Surawan, ancaman hukuman Nk sama persis dengan para pelaku lainnya. Nk dijerat dengan Pasal 333 KUHP tentang kejahatan terhadap kemerdekaan orang, pasal 170 KUHP tentang kekerasan bersama-sama subsider Pasal 351 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman maksimal delapan tahun penjara. “Saya belum dengar dia (Nk) anak polisi,” jelas Surawan ketika disinggung mengenai informasi yang menyebutkan orangtua Nk merupakan anggota Korps Bhayangkara. Bahkan, Nk sendiri informasi-nya pernah mengaku tidak ambil pusing dengan penahanannya. Toh, pelaku yang berperan memasukan botol minuman keras ke dalam kemaluan Laras ini akan segera dibebaskan oleh ayahnya.
Surawan menegaskan, seluruh pelaku akan diberlakukan sama. Kepolisian tidak akan pandang bulu, sekalipun seandainya ada salah satu pelaku yang merupakan anak polisi. “Sampai saat ini belum ada anggota yang me-nelepon saya untuk minta ban-tuan,” tandasnya
Lalu, bagaimana dengan per-kembangan empat pelaku lainnya yang masih buron? Surawan menyatakan, ada perkembangan cukup signifikan setelah kepolisi-an merilis foto dan biodata tiga pelaku. Ada anggota keluarga salah satu pelaku yang masih buron pernah menghubungi penyidik. “Mereka akan siap membantu jika menemukan keberadaannya,” tambahnya.
Surawan menambahkan, Ratih yang merupakan dalang kasus penyekapan dan penyiksaan diduga melarikan diri ke luar kota bersama pelaku lainnya bernama Chandra yang tidak lain adalah kekasihnya. Namun demikian, kedua pelaku ini diperkirakan bakal pulang kembali. “Karena hidup mereka masih meng-andalkan orang tua,” ungkapnya.Meskipun keempat pelaku masih buron, berkas lima pelaku yang sudah diamankan ini terus digarap. Bahkan, berkas Ic, Pt, Wl, dan Rz bakal dilimpahkan ke Kejari Bantul minggu ini untuk segera disidangkan di Pengadilan Negeri Bantul. (zam/din/ong)