We Camp, We Fun

i-Journalist-Camp-DBL-Jogja-c i-Journalist-Camp-DBL-Jogja-d
DINGINNYA malam di kawasan Kaliurang pada hari Sabtu (28/2) jadi enggak terlalu mengganggu. Padahal, seharusnya udara dingin itu terasa menyusup sampai tulang, dan bahkan sampai sum sum. Tapi semua jadi terasa hangat, terutama suasana di villa Tempuran Hills Kaliurang saat itu.Ya sedikitnya ada 60-an pelajar SMA pecinta dunia jurnalistik dan crew DBL Jogja ngumpul di tempat itu. Mereka bareng-bareng bikin acara Journalist Camp DBL Jogja. Tema yang diusung Childhood. ‘’Kita ajak semua bernostalgia di masa kecil, bermain game seru-seruan,” ujar Ririn Oktaviani, coordinator Ekspresi Radar Jogja.
Ririn yang juga Ketua Panitia Honda DBL D.I. Jogjakarta Series 2015 itu mengatakan, Journalist Camp sudah menjadi tradisi DBL Jogja dan Crew Ekspresi Radar Jogja ketika melakukan awarding Journalist Competition. ‘’Jadi selain pengumuman pemenang, peserta juga dapat materi sesi kelas dari Ekspresi Radar Jogja, evaluasi hasil penjurian dari DBL Indonesia, dan fun game, pentas seni, serta Outbond,” katanya.Besar harapan dengan Journalist Camp, potensi-potensi jurnalis muda bisa bertemu dan membentuk jaringan di antara mereka.
“Saat di venue Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2015 komunikasi antar peserta kurang, karena mereka menyebar hunting berita dan foto. Jadi dengan camp mereka lebih mengenal dan bisa saling share info. Karena share info adalah hal mendasar dari jurnalistik,” imbuh Ririn Public Media Relation DBL Indonesia, Purnama Adit juga bergabung datang ke Jogja khusus ikut Journalist Camp. “Seneng banget bisa hadir di Journalist Camp. Bisa gabung seru-seruan ama peserta dan panitia, karena acara ini enggak ada di kota-kota lain. Journalist Camp hanya ada di Jogja dan saya enggak mau ketinggalan momen ini,” ujar Adit yang kebagian mengisi evaluasi hasil penjurian. (dap/man/ong)