JOGJA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Jogja memastikan kesiapan untuk melaksanakan ujian nasional (Unas) secara online. Saat ini Disdik Kota masih menunggu hasil verifikasi yang dilakukan Pusat Penilaian Pendidikan (Pupendik).Menurut Kepala Disdik Kota Jogja Edy Heri Suasana, awalnya pihaknya menyiapkan 20 SMK untuk melaksanakan Unas online. Tetapi dari hasil veri-fikasi internal Disdik Kota Jogja, ternyata hanya 19 sekolah yang siap melaksanakan. “Saat ini kami masih menunggu hasil verifikasi dari Puspendik yang kira-kira membutuhkan waktu sekitar dua minggu,” terang Edy kemarin kemarin (3/3).
Mengenai waktu pelaksanaan Unas online yang akan dilakukan awal April nanti, Edy mengatakan tidak akan menjadi kendala. Sambil menunggu hasil verifikasi Puspendik, beberapa SMK juga sudah menyelenggarakan simulasi Unas online. Hal itu juga untuk membiasakan siswanya. Untuk kesuksesan pelaksanaan Unas online, Dis-dik Kota Jogja juga akan menyurati PLN. Pihaknya meminta jaminan ke PLN supaya tidak ada pema-daman saat pelaksanaan Unas online. Menurut dia, kebutuhan listrik sangat penting, meski pihaknya juga meminta sekolah untuk meyiapkan genset.
Edy menambahkan pihak sekolah juga diminta untuk mengecek jaringan internet di sekolahan, supaya tidak menjadi kendala saat pelaksanaan Unas online. Me-nurutnya, di Kota Jogja Unas online menggunakan jaringan internet, bukan intranet.Sekolah yang mengikuti UN online juga harus memiliki komputer dengan jumlah minimal seper-tiga dari peserta ujian ditambah cadangan 10 persen dari jumlah komputer yang tersedia. (pra/laz/ong)