GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
PEDULI SATWA: Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Centre for Orangutan Protection (COP) dan Animals Indonesia menggelar aksi kampanye perlindungan satwa liar di kawasan Titik Nol Kilometer, Jogja, kemarin (3/3).
JOGJA – Para aktivis Center for Orangutan Protection (COP) me-lakukan kampanye penyelamatan hewan lindung dari perdagangan di online di Titik Nol Kilometer, Jogja, kemarin (3/3). Mereka pun membentangkan spanduk beru-kuran 3 x 10 meter bertuliskan “Facebook #SeriousAboutWild-LifeCrime”.Daniek Hendarto selaku juru kampanye COP mengungkapkan, saat ini metode penjualan satwa liar langka telah bergeser meng-gunakan media online, terutama jejaring Facebook.
Menurutnya, Facebook selama ini belum me-miliki sistem keamanan yang memungkinkan menutup acount yang menjualbelikan satwa liar dilindungi. Dikatakan, jejaring sosial yang didirikan Mark Zuckerberg itu harus belajar dari Kaskus yang telah memiliki kebijakan menutup setiap acount penjual binatang liar dilindungi.”Mulai maraknya penjualan satwa liar secara online itu ter-jadi empat tahun terkahir,” ujar Daniek. Menurut catatan COP, dalam kurun waktu 2012 hingga 2015 setidakanya COP teleh mem-bantu aparat terkait melakukan operasi penyitaan dan penegakan hukum dalam delapan kasus pen-jualan satwa liar melalui online. (aga/laz/ong)