RADAR JOGJA FILE
DEMI SESAMA: Kegiatan donor darah sudah menjadi gaya hidup dan selalu mendapatkan sambutan antusias dari masyarakat.
SLEMAN – Palang Merah Indonesia (PMI) Sleman punya gawe lagi. Yakni pelaksanaan bulan dana PMI 2015. Kegiatan ini akan digelar sampai Mei mendatang. Dalam waktu yang rela-tif singkat ini, PMI menargetkan dana terkumpul mencapai Rp 1 miliar. Bupati Sleman Sri Purnomo menga-kui, upaya pengumpulan dana un-tuk sosial bukan perkara mudah. Karena hal ini membutuhkan soli-ditas tim dan kerelaan masyarakat. “Butuh pemahaman dan layanan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat sasaran penggalangan dana,” ujarnya kemarin (3/3).
Tidak kalah penting, Sri menging-atkan, perlunya membidik pelaku usaha menjadi mitra PMI. Di anta-ranya, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dalam rangka untuk mengalang kegiatan kepedulian sosial. Ketua PMI Sleman Sunartono men-gatakan, selama 2014, program bu-lan dana PMI memperoleh Rp 627 juta. Dalam menciptakan PMI yang lebih profesional dan mandiri, Sunar-tono punya program khusus. Di antaranya, penguatan organisasi, pelayanan, dan sumber daya ma-nusia, serta pencitraan. “Donor darah bisa dilayani 24 jam,” katanya.
Untuk layanan, PMI memfung-sikan bus donor darah, yang bero-perasi 24 jam secara mobile. Selain itu, Sunartono membentuk tim gerak cepat yang bisa melayani korban bencana alam atau ke-celakaan lalu lintas.Panitia Bulan Dana PMI 2015 R Djoko Handoyo mengatakan, PMI bergerak pada tujuh prinsip kerja. Yakni, kemanusiaan, kesamaan, kesukarelaan, kemandirian, kesa-tuan, kenetralan dan kesemestaan. “Sisihkan sedikit harta untuk dis-umbangkan melalui PMI demi membantu masyarakat yang mem-butuhkan,” imbaunya.
Djoko mengatakan, pengumpulan dana sukarela agar lebih ditingkatkan dengan target yang lebih besar. Tu-juannya agar PMI lebih maksimal dalam melaksnakan tugas pokoknya. Untuk menjalankan kesiapsiagaan bantuan dan penanggulangan ben-cana, pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan dan pelayanan transfusi darah. (yog/din/ong)