DEWI SARMUDYAHSARI/RADAR JOGJA
BIAR FRESH: Daniel Timothy Wenas dan Nickylau Satria Ramandaru saat memotong rambut di di barber shop Average Joe’s di Jalan Affandi, Jogja, tadi malam.
JOGJA – Dua pemain Garuda Kukar Bandung Daniel Timothy Wenas dan Nickylau Satria Ramandaru kompak memotong rambut bersama. Itu me-reka lakukan di barber shop Average Joe’s di Jalan Affandi tadi malam.Bagi mereka, selain persiapan fisik dan mental, penampilan, terutama rambut juga menjadi perhatian. Itu tidak terkecuali saat persiapan meng-hadapi Seri VIII Indihome NBL In-donesia 2014-2015 Jogjakarta yang berlangsung mulai besok hingga 15 Maret mendatang di GOR UNY
Mereka mengakui sering mela-kukan ini. Kebiasaan ini kerap mereka lakukan menjelang pertandingan di mana saja. Me-reka melakukan ini agar penam-pilannya terlihat segar di la-pangan. “Biar fresh saja,” kata Daniel Timothy Wenas.Menurutnya, bertanding di ajang kompetisi bergengsi seke-las NBL menjadi sebuah kebang-gaan tersendiri. Baginya, penon-ton yang datang, tentu saja tidak hanya menyaksikan serunya pertandingan di lapangan. Lebih dari itu, penonton tentu juga memperhatikan performa fisik para pemainnya. Seri VIII di Jogjakarta dipastikan akan berlangsung seru. Tim-tim yang tampil di ajang bola basket bergengsi ini akan menunjukkan performa terbaiknya.
Para pemain juga akan menyuguhkan permai-nan terbaiknya.Ya, seperti penyelenggaraan tahun sebelumnya, antusiasme penonton di Jogjakarta selalu tinggi. Bahkan, dari beberapa kali roadshow Indihome NBL yang digelar di sekolah-sekolah dan lokasi lain, sambutan me-riah sangat dirasakan. Mereka juga antusias untuk segera me-nyaksikan laga-laga berkualitas di Indihome NBL Indonesia ini.Seri VIII yang akan mulai digelar besok dipastikan menyuguhkan laga-laga berkualitas. Salah satunya laga super bigmatch antara Aspac Jakarta melawan Satria Muda Bri-tama Jakarta. Selain laga ini, laga-laga lainnya dipastikan tak kalah seru untuk ditonton. ” Pertandingan yang pasti seru dan saya akan menjadi saksinya,” kata Harvin, seorang mahasiswa sebuah PTS di Jogjakarta. (dya/din/ong)