GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
DESAK SP3: Kajati DIJ yang baru I Gede Sudiatmaja menerima tokoh wayang Kresna dari Koordinator Aksi FMMCD Noorjanis Langga. Foto bawah, aksi massa pendukung Idham Samawi saat menggelar aksi di depan gedung Kejati DIJ, kemarin (11/3).
massa-pendukung-Idham-Samawi
JOGJA – Di tengah acara pisah sambut Kajati DIJ dari Loeke Larasati Agustina SH kepada I Gede Sudiatmaja, ratusan orang memadati Jalan Sukonandi, depan Gedung Kejati DIJ. Kedatangan massa dari Forum Masyarakat Bantul Cinta Damai (FMBCD) itu untuk mendesak Kejati DIJ segera mengelu-arkan surat perintah penghentikan penyi-dikan (SP3) dugaan korupsi hibah Persiba yang membelit HM Idham Samawi.
Alasannya, tidak ada kerugian negara yang ditemukan oleh au-ditor BPKP DIJ. “BPKP sudah menyatakan tidak ada kerugian negara dalam hibah Persiba. Se-hingga, tidak ada alasan lagi bagi kejati untuk meneruskan penyi-dikan Persiba. Pak Kajati I Gede Sudiatmaja jangan ragu untuk mengeluarkan SP3 Persiba,” kata Koordinator Aksi Noorjanis Lang-ga saat berorasi kemarin (11/3).
Di antara kerumunan massa terlihat sejumlah tokoh dan po-litisi yang dikenal dekat dengan Idham Samawi seperti mantan Kepala Desa Mangunan sekali-gus bekas narapidana korupsi dana rekonstruksi pascagempa bumi yaitu Jiyono. Ada pula mantan anggota DPRD Bantul Ahmad Badawi dan Ketua DPC PDI Perjuangan Aryunandi.Dalam aksinya, massa mem-bawa poster bertuliskan warga Bantul minta SP3 untuk Idham, Pak Idham tidak korupsi, wahai Kajati kami siap di belakang, dan tolak politisasi kasus Persiba. Selain itu, massa yang dikawal polisi itu juga membawa tumpeng dan dua kerajinan wayang yaitu Kresna dan Srikandi.
Tumpeng berisi nasi dan ayam ingkung diserahkan kepada ke-jati melalui Asintel Kejati DIJ Joko Purwanto. Sedangkan kerajinan wayang Kresna diberikan kepada Kajati DIJ yang baru yaitu I Gede Sudiatmaja dan wayang Srikandi diberikan kepada Kajati DIJ yang lama, Loeke Larasati Agustina. Penyerahan dua kerajinan wayang dari perak itu dilakukan oleh Janis di lantai 4 gedung Kejati DIJ, di mana acara pisah sambut kajati lama dan baru dihelat.Kajati DIJ I Gede Sudiatmaja mengatakan, dalam menjalankan tugasnya kejaksaan berpegang pada UU.
Selama bertugas, jaksa akan bekerja secara proporsional dan profesional sesuai perundang-undangan. Ia pun memastikan, Kejati DIJ di bawah kendalinya tidak mau ditekan oleh siapa pun dalam menjalankan tugas pe-negakan hukum seperti penanga-nan korupsi.”Kejaksaan akan berjalan se-suai koridor hukum termasuk dalam menangani kasus yang sedang ditangani oleh kejaksaan,” kata mantan Kajati Maluku ini.Sebagai kajati DIJ yang baru, Sudiatmaja memastikan tidak akan ada perkara korupsi yang ditangani kejaksaan berlangsung lama. Apabila sudah cukup bukti, maka perkara korupsi akan se-gera dilimpahkan ke pengadilan. Sebaliknya apabila tidak cukup bukti, maka tentu akan dihentikan. “Kalau tidak cukup bukti, ya dihen-tikan,” terang pria asal Bali yang tak lama lagi akan memasuki masa purna tugas ini. (mar/laz/ong)